Pemekaran wilayah Bogor Barat kini tak lagi sebatas wacana. Surat resmi telah dikirim ke PT Perkebunan Nusantara terkait permohonan lahan calon daerah persiapan Kabupaten Bogor Barat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan surat dikirim pada 26 Agustus 2025 dan telah dijawab oleh PTPN pada 4 November 2025.
Selain itu, Pemkab Bogor juga melibatkan perencana ibu kota negara yang turut menangani perencanaan Ibu Kota Nusantara untuk menyusun konsep ibu kota Kabupaten Bogor Barat.
"Ini menunjukkan bahwa proses pemekaran Bogor Barat disiapkan secara serius dan berbasis perencanaan," kata Rudy saat sambutan Lokakarya, Pelantikan, dan Musyawarah Kerja Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) di Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Rabu (17/12).
Kini wacana tersebut telah memasuki tahap serius dengan langkah administratif dan teknis yang terukur.
Rudy mengatakan perjuangan pembentukan Kabupaten Bogor Barat telah berlangsung lebih dari 30 tahun sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh agar proses pemekaran tidak terus mengalami stagnasi.
"Pemekaran ini tidak bisa lagi hanya menjadi wacana. Harus disiapkan secara konkret, terencana, dan mengutamakan kepentingan masyarakat Bogor Barat," katanya.
Ia mengungkapkan, selama ini salah satu kendala utama pemekaran adalah belum adanya kejelasan terkait lokasi ibu kota, ketersediaan lahan, serta perencanaan kawasan pemerintahan yang matang.
Rudy juga menyebutkan adanya peningkatan signifikan anggaran infrastruktur di Kabupaten Bogor sejak awal masa kepemimpinan dia, termasuk pembangunan jalan dan fasilitas dasar di wilayah barat.
Advertisement
Pembukaan Lahan Mulai 2027
Ia menargetkan proses pembukaan lahan dapat dimulai pada 2027, sementara pembangunan pusat pemerintahan dan fasilitas pelayanan publik direncanakan berjalan pada 2028.
Menurut Rudy, pemekaran Kabupaten Bogor Barat merupakan kebutuhan masyarakat untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Advertisement
Klaim Bukan Kepetingan Pribadi
"Ini bukan kepentingan pribadi, partai, atau golongan, tetapi kebutuhan masyarakat Bogor Barat," kata Rudy.
Ia pun mengajak seluruh tokoh masyarakat dan elemen daerah untuk menjaga persatuan serta meninggalkan perbedaan demi terwujudnya pemekaran Kabupaten Bogor Barat. Seperti dikutip Antara.