Tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja pada median jalan di kawasan Ciputat, Tangerang selatan, Banten, Senin (15/12/2025). (merdeka.com/ arie basuki)
Krisis sampah di Tangerang Selatan masih berlangsung lebih dari sepekan sejak ditutupnya TPA Cipeucang untuk proses perbaikan dan penataan konstruksi timbunan sampah, menyebabkan tumpukan sampah terlihat di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan aktivitas warga, termasuk Pasar Manggis, Ciputat, meski petugas melakukan pengaturan dan pemilahan, sementara warga mengeluhkan bau menyengat yang tetap terasa pada siang hari, aliran air lindi ke badan jalan saat hujan, serta kekhawatiran akan dampak kesehatan akibat munculnya lalat dan tikus di ruang publik.
Pemulung memilah sampah plastik pada tumpukan sampah di kawasan Pasar Manggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (15/12/2025). merdeka.com/ arie basuki
Tumpukan sampah pada median jalan di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (15/12/2025). merdeka.com/ arie basuki
Tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja pada median jalan di kawasan Ciputat, Tangerang selatan, Banten, Senin (15/12/2025). merdeka.com/ arie basuki
Petugas mengatur tumpukan sampah pada pinggir jalan di kawasan Pasar Manggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (15/12/2025). merdeka.com/ arie basuki
Tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja pada median jalan di kawasan Ciputat, Tangerang selatan, Banten, Senin (15/12/2025). merdeka.com/ arie basuki
Tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja pada median jalan di kawasan Ciputat, Tangerang selatan, Banten, Senin (15/12/2025). merdeka.com/ arie basuki
Tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja pada median jalan di kawasan Ciputat, Tangerang selatan, Banten, Senin (15/12/2025). merdeka.com/ arie basuki
Tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja pada median jalan di kawasan Ciputat, Tangerang selatan, Banten, Senin (15/12/2025). merdeka.com/ arie basuki