Hanura Jakarta Gelar Musda IV, Calon Pemimpin Dituntut Fokus Bangun Daerah

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Hanura Jakarta, Patrice Rio Capella, mengatakan pendaftaran bakal calon Ketua DPD akan dibuka pada Kamis (11/12).

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Hanura Jakarta Gelar Musda IV, Calon Pemimpin Dituntut Fokus Bangun Daerah
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Hanura Jakarta, Patrice Rio Capella (@ 2025 merdeka.com)

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi DKI Jakarta akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV pada Senin (22/12). Selain memilih Ketua DPD Hanura Jakarta periode 2025–2030, forum ini juga menjadi ajang perumusan program strategis partai untuk lima tahun mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Hanura Jakarta, Patrice Rio Capella, mengatakan pendaftaran bakal calon Ketua DPD akan dibuka pada Kamis (11/12).

Ia menegaskan pendaftaran bersifat terbuka, baik bagi kader maupun tokoh nonkader yang ingin berkontribusi dalam membangun Jakarta bersama Hanura.

"Setelah nama-nama bakal calon terkumpul, kami serahkan kepada DPP untuk dipilih langsung. Mekanismenya begitu, panitia membuka pendaftaran, terbuka untuk siapa pun, tetapi yang menentukan adalah DPP," ujar Rio usai rapat pengurus DPD Hanura Jakarta di kawasan Kuningan, Rabu (10/12).

Berharap para bakal calon memanfaatkan masa pendaftaran secara optimal

Rio, yang juga Waketum DPP Hanura, berharap para bakal calon memanfaatkan masa pendaftaran secara optimal. Ia menegaskan bahwa para calon pemimpin Hanura, terutama yang akan memimpin di tingkat daerah, harus memiliki fokus, visi, dan misi yang jelas dalam membangun serta memajukan wilayahnya.

"Tagline Partai Hanura adalah ‘Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera’. Artinya seluruh kader, utamanya para calon pemimpin Hanura di daerah, harus fokus, serta memiliki visi dan misi dalam membangun dan memajukan daerah," tegasnya.

Rio menilai Musda IV akan menjadi momentum kebangkitan Partai Hanura di Jakarta. Ia mengingatkan bahwa Hanura pernah memiliki capaian signifikan, yakni sekitar 10 persen kursi di DPRD DKI Jakarta. Untuk mengembalikan kejayaan tersebut menuju Pemilu 2029, pembenahan struktur organisasi menjadi langkah awal yang diprioritaskan.

Merancang program

Menurut Rio, DPD Hanura Jakarta telah merancang program penguatan Pimpinan Anak Cabang (PAC) atau pengurus tingkat kelurahan se-DKI.

"Target kami, akhir 2026 seluruh PAC sudah terbentuk dan siap bekerja memenangkan Partai Hanura," ujarnya.

Selain pembenahan internal, Hanura Jakarta juga bersiap menghadapi tahapan verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu 2029 oleh KPU. Rio menegaskan pentingnya konsolidasi, dengan mengusung filosofi “menjemput yang tertinggal, memungut yang tercecer” sebagai strategi memenangkan pemilu.

Meski demikian, Rio enggan menyebutkan nama-nama bakal calon Ketua DPD Hanura Jakarta periode 2025–2030. Ia hanya menyampaikan bahwa saat ini terdapat empat tokoh yang telah melakukan komunikasi dan berencana mendaftar.

"Masih bisa bertambah. Setelah pembukaan pendaftaran baru bisa dipastikan. Yang penting bagi kami bukan kuantitas, tapi kualitas bakal calon. Sebab Musda adalah momentum untuk membangun dan membesarkan partai," katanya. 

Rekomendasi