Cianjur, Jawa Barat, menjadi saksi kemeriahan peringatan Hari Santri Nasional pada Kamis, 23 Oktober 2025. Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah tersebut turut serta dalam upacara dan pawai akbar yang memadati sejumlah ruas jalan protokol kota.
Untuk memastikan kelancaran acara dan menghindari kemacetan lalu lintas, Kepolisian Resor Cianjur mengambil langkah sigap. Mereka melakukan penutupan sementara beberapa jalur utama dan mengalihkan arus kendaraan ke rute alternatif yang telah disiapkan.
Pengaturan lalu lintas ini melibatkan puluhan personel gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan Dinas Perhubungan Kabupaten. Mereka disiagakan di berbagai persimpangan vital sejak pagi hingga petang, guna mengawal seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Advertisement
Advertisement
Rekayasa Lalu Lintas Demi Kelancaran Pawai Hari Santri Nasional Cianjur
Dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2025, Polres Cianjur menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur protokol. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kemacetan parah yang bisa terjadi akibat pawai ribuan santri.
KBO Satlantas Polres Cianjur, Iptu Atim, menjelaskan bahwa penutupan dan pengalihan arus bersifat situasional. "Petugas gabungan disiagakan sejak pagi hingga petang, guna mengatur kelancaran arus selama upacara dan ditutup dengan pawai keliling kota melintasi jalur protokol di Cianjur," ujarnya.
Beberapa ruas jalan yang ditutup sementara antara lain Jalan Pangeran Hidayatullah, Jalan Siliwangi, Jalan Siti Jenab, Jalan Otista, dan Jalan Kaum. Pengendara diimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disosialisasikan oleh petugas di lapangan.
Advertisement
Setelah rombongan pawai melintas, jalur-jalur yang sebelumnya ditutup akan segera dibuka kembali untuk umum. Pada Kamis petang, arus lalu lintas di simpang 4 BLK, simpang 3 Santiong, simpang 3 Jalan A Sucipta, Simpang Suge, dan Simpang 3 Jalan Imun Sulaiman telah kembali normal.
Advertisement
Kemeriahan Pawai Ribuan Santri Memukau Warga Cianjur
Pawai Hari Santri Nasional di Cianjur tahun ini berlangsung sangat meriah dan penuh semangat. Ribuan santri menampilkan berbagai keahlian dan kreativitas mereka sepanjang rute pawai, mulai dari Jalan Pangeran Hidayatullah hingga berakhir di Taman Alun-alun Cianjur.
Salah satu atraksi yang menarik perhatian adalah penampilan marching band dengan irama musik islami yang energik. Aksi para santri ini berhasil memukau jutaan mata warga yang memadati sepanjang jalan yang dilalui rombongan pawai.
Petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja Cianjur turut serta dalam pengamanan. Mereka membentuk pagar betis di sejumlah titik keramaian untuk mengatur dan menjaga ketertiban warga yang antusias menyaksikan pawai.
Advertisement
Iptu Atim menambahkan, "Rekayasa arus sifatnya situasional selama pawai berjalan arus lalulintas dialihkan ke jalur lain, setelah rombongan melintas jalur yang ditutup kembali dibuka normal." Hal ini menunjukkan koordinasi yang baik antara pihak keamanan dan penyelenggara acara.
Sumber: AntaraNews