Update Tragedi Al-Khoziny: Tim DVI Identifikasi Lagi 8 Korban Musala Runtuh

Proses identifikasi dilakukan melalui metode medis, pemeriksaan DNA, serta pencocokan properti pribadi milik para korban.

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Update Tragedi Al-Khoziny: Tim DVI Identifikasi Lagi 8 Korban Musala Runtuh
Basarnas merilis data pilu: 26 santri meninggal dunia akibat Tragedi Ponpes Ambruk di Sidoarjo, Jawa Timur. Operasi pencarian korban masih terus berlanjut. (AntaraNews)

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi delapan korban jiwa dalam insiden runtuhnya bangunan musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Proses identifikasi dilakukan melalui metode medis, pemeriksaan DNA, serta pencocokan properti pribadi milik para korban.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa delapan kantong jenazah yang diterima hari ini telah cocok dengan data antemortem (AM) dari keluarga korban.

"Delapan kantong jenazah mengalami kecocokan dengan data antemortem dari keluarga," ujarnya, Kamis (9/10).

Berikut Daftar Nama Korban Teridentifikasi:

Moch. Adam Fidiansyah (12 tahun) Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo Identifikasi: Gigi, medis, dan properti

Muhammad Raihan Jamil (14 tahun) Krembangan Jaya Selatan, Kota Surabaya Identifikasi: DNA, medis, dan properti

Mohammad Abdul Rohman Nafis (15 tahun) Pulungan, Sedati, Sidoarjo Identifikasi: DNA dan medis

M. Ghifari Chasbi (15 tahun) Tamansari, Wonorejo, Pasuruan Identifikasi: DNA, medis, dan properti

Moh. Toni Afandi (14 tahun) Sidotopo Jaya, Semampir, Kota Surabaya Identifikasi: DNA dan medis

Ach. Ramzi Fariki (15 tahun) Padurenan, Gunung Sindur, Bogor Identifikasi: DNA dan medis

Abdullah As Syadid (16 tahun) Alas Kokon, Modung, Bangkalan Identifikasi: DNA, medis, dan properti

Arif Afandi (15 tahun) Wonorejo, Tegalsari, Kota Surabaya Identifikasi: DNA dan medis

Dengan tambahan delapan korban hari ini, total jenazah yang berhasil diidentifikasi mencapai 48 dari 67 kantong jenazah yang diterima sejak kejadian.

Proses identifikasi masih berlangsung, dengan pendalaman data AM (antemortem) dan PM (postmortem) terus dilakukan oleh tim gabungan. Pusat informasi Operasi DVI dapat dihubungi melalui nomor: 0851 9044 7911

Rekomendasi