Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), secara konsisten mengintensifkan pelaksanaan Program Berjemur (Bupati Bekerja Bertemu Rakyat) di berbagai kecamatan. Inisiatif ini bertujuan untuk secara langsung menyerap dan menampung aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menegaskan bahwa program tersebut menjadi wadah penting untuk berinteraksi langsung dengan warga.
Salah satu agenda terbaru dari Program Berjemur ini adalah kunjungan ke Kecamatan Pagar Merbau, yang melibatkan peninjauan rehabilitasi fasilitas umum. Fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah perbaikan toilet di Sekolah Dasar (SD) Negeri 101910 yang berlokasi di Desa Sidodadi. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan dan kesehatan di wilayahnya.
Rehabilitasi toilet ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan juga bagian dari visi besar Pemkab Deli Serdang untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat. Sebanyak 540 SD dan SMP di seluruh Kabupaten Deli Serdang menjadi sasaran program perbaikan toilet ini. Selain itu, Program Berjemur juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat dan bantuan sosial, menjadikannya inisiatif yang komprehensif.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan Fasilitas Sanitasi Sekolah Demi Kesehatan Siswa
Dalam kunjungan ke SD Negeri 101910 Desa Sidodadi, Wakil Bupati Lom Lom Suwondo secara spesifik meminta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikataru) untuk memastikan pencahayaan yang memadai pada toilet yang direhabilitasi. Penambahan kaca di bagian atas toilet diyakini dapat mencegah kondisi gelap dan mendukung kebersihan. Langkah ini menunjukkan perhatian detail Pemkab Deli Serdang terhadap standar fasilitas publik.
Proyek rehabilitasi ini mencakup total 540 toilet SD dan SMP di seluruh Kabupaten Deli Serdang, menandai skala intervensi yang signifikan. Wakil Bupati menekankan bahwa perbaikan fisik harus diikuti dengan edukasi berkelanjutan. Ia berharap kepala sekolah dapat mendidik siswa untuk menjaga kebersihan, seperti menyiram setelah penggunaan, membiasakan antre, dan membudayakan hidup sehat.
"Rehabilitasi itu bukan hanya memperbaiki toilet dari jelek menjadi bagus," ujar Lom Lom Suwondo. "Setelah fasilitasnya layak, tugas kepala sekolah adalah mendidik anak-anak agar terbiasa menjaga kebersihan seperti menyiram setelah digunakan, membiasakan antre, dan membudayakan hidup sehat." Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya aspek perilaku dalam menjaga keberlanjutan fasilitas yang telah diperbaiki.
Advertisement
Visi Deli Serdang yang sehat, khususnya sehat lingkungannya, menjadi landasan utama Program Berjemur ini. Dengan toilet sekolah yang bersih dan terawat, diharapkan kesehatan siswa dapat terjaga lebih optimal. Pemkab Deli Serdang berharap fasilitas yang telah diperbaiki ini akan dijaga dan dirawat dengan baik oleh seluruh warga sekolah.
Advertisement
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Inovasi "Dusun Bersih"
Setelah meninjau fasilitas sekolah, kegiatan Program Berjemur dilanjutkan ke Dusun Bersih di Dusun V, Desa Pagar Merbau II. Dusun ini terpilih sebagai contoh sukses karena masyarakatnya berhasil memanfaatkan limbah kompos pabrik. Limbah tersebut diolah menjadi sumber pendapatan keluarga, menunjukkan potensi ekonomi lokal yang inovatif.
Masyarakat Dusun Bersih juga aktif dalam pembibitan tanaman hias, seperti Bugenvile dan jenis lainnya. Inisiatif ini tidak hanya mempercantik lingkungan tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Wakil Bupati Lom Lom Suwondo mengungkapkan harapannya agar hasil pembudidayaan tanaman hias ini dapat dipasarkan secara luas.
"Nantinya hasil dari pembudidayaan tanaman hias ini bisa kita masukkan ke dalam Koperasi Desa Merah Putih dan dipasarkan baik di dalam maupun luar Deli Serdang, atau bahkan kita ekspor keluar negeri," kata Wabup berharap. Pernyataan ini menunjukkan ambisi Pemkab untuk mengangkat produk lokal ke pasar yang lebih luas, bahkan hingga kancah internasional.
Advertisement
Advertisement
Bantuan Sosial dan Jaminan Ketenagakerjaan untuk Warga Membutuhkan
Rangkaian Program Berjemur diakhiri di Masjid Nurul Hidayah, Desa Sukamandi Hilir, dengan agenda penyaluran bantuan sosial. Wakil Bupati bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Deli Serdang memberikan bantuan kepada 50 fakir miskin dan 17 warga miskin ekstrem. Ini merupakan wujud kepedulian Pemkab terhadap kesejahteraan sosial masyarakat.
Selain bantuan tunai, diserahkan pula klaim jaminan kematian senilai Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini diberikan kepada ahli waris almarhum Samin, seorang penggali kubur, yang diterima langsung oleh istrinya. Penyerahan klaim ini menegaskan pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja informal.
Penyaluran bantuan dan klaim jaminan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Deli Serdang dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada warganya. Program Berjemur tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga aspek kemanusiaan dan sosial.
Advertisement
Sumber: AntaraNews