Amanda Anisimova berhasil menorehkan pencapaian signifikan di turnamen China Open. Petenis muda ini sukses melaju ke babak semifinal setelah melewati pertandingan panjang dan melelahkan melawan Jasmine Paolini. Kemenangan ini juga sekaligus mengamankan tiket perdananya menuju WTA Finals di Riyadh.
Pertandingan perempat final yang berlangsung di Beijing pada 3 Oktober tersebut menjadi salah satu laga paling dinanti. Anisimova harus berjuang keras selama hampir tiga jam untuk menaklukkan unggulan keenam, Paolini. Hasil ini membuktikan ketangguhan mental dan fisik Anisimova dalam menghadapi tekanan.
Dengan skor akhir 6-7(4), 6-3, 6-4, Anisimova tidak hanya mengamankan posisinya di empat besar China Open. Ia juga secara resmi memenuhi target pribadinya di awal tahun, yaitu lolos ke turnamen penutup musim yang prestisius tersebut.
Advertisement
Advertisement
Perjalanan Dramatis Anisimova di China Open
Amanda Anisimova menunjukkan semangat juang luar biasa saat menghadapi Jasmine Paolini dalam perempat final China Open. Laga yang berlangsung selama 2 jam 47 menit ini dipenuhi momen-momen krusial. Paolini berhasil merebut set pertama melalui tiebreak setelah Anisimova melakukan kesalahan ganda di momen penting.
Pada set pertama, Anisimova sempat memimpin 5-4 dan berpeluang memenangkan set. Namun, kesalahan ganda yang tidak tepat waktu membuka kesempatan bagi Paolini untuk menyamakan kedudukan. Paolini kemudian menyelamatkan dua break point dan menutup set pertama dengan skor 7-4 di tiebreak, setelah satu jam penuh perjuangan.
Anisimova tidak menyerah dan bangkit di set kedua. Ia memimpin 4-0 di awal set, meskipun sempat kehilangan dua gim berikutnya. Petenis Amerika ini berhasil keluar dari kesulitan dengan mempertahankan servisnya, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan. Ini menunjukkan ketahanan mental Anisimova di China Open.
Advertisement
Set ketiga menjadi puncak drama pertandingan ini. Anisimova kembali tertinggal 15-40 pada gim kedelapan, menghadapi dua break point. Paolini terus menekan, mendapatkan empat break point tambahan, namun Anisimova menunjukkan pertahanan yang luar biasa. Ia menyelamatkan break point keenam dengan backhand winner dan sebuah ace, menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
Advertisement
Target Terpenuhi: Anisimova Amankan Tiket WTA Finals Perdana
Kemenangan atas Jasmine Paolini tidak hanya mengantarkan Amanda Anisimova ke semifinal China Open. Lebih dari itu, hasil ini secara resmi memastikan tempatnya di WTA Finals, sebuah pencapaian yang sangat dinanti. Ini merupakan kali pertama Anisimova akan berkompetisi di turnamen bergengsi tersebut sepanjang kariernya.
Anisimova mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian ini. "Itu adalah target yang saya tetapkan untuk diri saya sendiri di awal tahun," kata Anisimova setelah pertandingan, seperti disiarkan WTA. Ia menambahkan bahwa target ini merupakan salah satu dari sedikit target yang ia buat, sehingga membuatnya sangat bersemangat.
Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi dan kerja keras Anisimova sepanjang musim. Lolos ke WTA Finals adalah impian banyak petenis profesional. Anisimova kini memiliki kesempatan untuk bersaing dengan para petenis top dunia lainnya di Riyadh.
Advertisement
Ia juga menyatakan antusiasmenya untuk terus melaju di China Open. "Saya sangat suka bermain di Beijing, jadi saya bersemangat untuk semifinal," ujarnya. Hal ini menunjukkan fokusnya tidak hanya pada kualifikasi WTA Finals, tetapi juga pada performa terbaiknya di turnamen yang sedang berjalan.
Advertisement
Duel Sesama Amerika: Anisimova Siap Hadapi Coco Gauff
Setelah melewati hadangan Paolini, Amanda Anisimova akan menghadapi tantangan berikutnya di semifinal China Open. Ia akan berhadapan dengan rekan senegaranya, Coco Gauff. Pertandingan ini bukan hanya duel antar-Amerika, tetapi juga pertarungan antara tiga unggulan teratas dan juara bertahan Beijing.
Pertemuan ini akan menjadi semifinal keenam bagi Anisimova sepanjang tahun ini. Rekor head-to-head antara Anisimova dan Gauff menunjukkan persaingan yang ketat. Gauff pernah menang di lapangan tanah liat, sementara Anisimova membalasnya di Wimbledon pada tahun 2022.
Anisimova menyambut baik pertandingan melawan Gauff. "Saya senang bisa melawan Coco," ungkap Anisimova. Ia menambahkan, "Setiap kali kami bertanding, pertandingannya sangat sulit, jadi akan menyenangkan bertemu dengan petenis Amerika lainnya di sini."
Advertisement
Pertandingan semifinal ini diprediksi akan berlangsung sengit dan menarik. Kedua petenis memiliki gaya permainan yang agresif dan determinasi tinggi. Para penggemar tenis akan disuguhkan pertarungan berkualitas tinggi antara dua talenta muda terbaik dari Amerika Serikat di China Open.
Sumber: AntaraNews