Dangin Puri Kangin Festival ke-8 resmi dibuka di Denpasar, Bali, dengan fokus utama pada pelestarian seni dan budaya lokal. Acara ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga warisan budaya Bali. Festival yang berlangsung selama dua hari ini dipusatkan di Parkir Barat GOR Ngurah Rai, Denpasar, menarik perhatian banyak pihak.
Pembukaan festival pada Sabtu sore ditandai dengan penancapan Kayonan Wayang oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Kehadiran beliau menegaskan dukungan pemerintah kota terhadap inisiatif kebudayaan semacam ini. Tema yang diusung pada tahun 2025 adalah “Samuhita Jayaning Dangri Kangin”, yang berarti Bersatu Untuk Kejayaan Desa Dangin Puri Kangin, mencerminkan semangat kebersamaan.
Rangkaian kegiatan seni budaya ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 27 hingga 28 September 2025. Festival ini tidak hanya menjadi panggung bagi seniman lokal, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif. Pelibatan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan acara tahunan ini.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Kuat dalam Pelestarian Budaya Bali
Penyelenggaraan Dangin Puri Kangin Festival secara konsisten menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan seni dan budaya Bali. Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi ini. Menurutnya, upaya tersebut sangat penting untuk menjaga agar budaya Bali tetap lestari dan ajeg di tengah modernisasi.
“Pelibatan seluruh komponen masyarakat Dangin Puri Kangin mulai dari yang muda hingga tua unjuk potensi di bidang seni budaya melalui berbagai macam parade seni dan budaya adalah bentuk nyata dalam pelestarian budaya Bali,” ujar Arya Wibawa. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya partisipasi lintas generasi dalam menjaga identitas budaya.
Tema “Samuhita Jayaning Dangri Kangin” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah panggilan untuk bersatu. Semangat kebersamaan ini terlihat dalam setiap aspek festival, dari persiapan hingga pelaksanaan. Masyarakat secara gotong royong menyukseskan acara yang menjadi kebanggaan desa.
Advertisement
Advertisement
Wadah Ekspresi Seni dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif
Dangin Puri Kangin Festival 2025 menjadi wadah ekspresi bagi beragam potensi seni masyarakat desa. Perbekel Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra, menjelaskan bahwa festival ini berkomitmen penuh memberdayakan potensi lokal. Berbagai pertunjukan seni tradisional dan modern ditampilkan, mencerminkan kekayaan budaya Bali.
Beberapa penampilan menarik antara lain Parade Gong Kebyar Wanita yang diikuti oleh PKK dari tujuh banjar se-Desa Dangin Puri Kangin. Ada pula fragmen sendratari Bali dan kecak lansia, sebuah inovasi dari Karang Lansia Rahayu. Selain itu, parade band se-Desa Dangin Puri Kangin dan Parade Geguntangan turut memeriahkan suasana.
Salah satu daya tarik utama yang selalu menyedot perhatian penonton adalah parade baleganjur. Pertunjukan ini diikuti oleh Sekaa Teruna Teruni atau kelompok pemuda-pemudi se-desa Dangin Puri Kangin. Antusiasme penonton terhadap parade ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan masyarakat dengan seni tradisional.
Advertisement
Selain pertunjukan seni, festival ini juga memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM. “Melalui Dangin Puri Kangin Festival 2025 kami juga berupaya untuk terus memberikan kesempatan kepada UMKM lokal untuk menunjukkan produk mereka kepada masyarakat melalui pameran diikuti oleh pelaku UMKM lokal di desa Dangri Kangin,” kata Wayan Sulatra. Ini adalah langkah konkret untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Advertisement
Beragam Kegiatan Menarik untuk Semua Kalangan
Dangin Puri Kangin Festival tidak hanya menyajikan pertunjukan seni dan pameran UMKM, tetapi juga berbagai kegiatan interaktif. Festival ini dirancang untuk melibatkan semua kalangan masyarakat, dari anak-anak hingga lansia. Inisiatif ini memperkuat rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya.
Wayan Sulatra menambahkan bahwa acara ini juga diisi dengan kegiatan lomba menggambar, mewarnai, dan menyanyi. Lomba-lomba ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat seni mereka sejak dini. Keberadaan lomba ini juga menambah semarak suasana festival.
Dengan kombinasi seni, budaya, ekonomi kreatif, dan kegiatan edukatif, Dangin Puri Kangin Festival menjadi agenda penting tahunan. Festival ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membangun komunitas yang kuat dan berdaya. Semua elemen masyarakat diajak berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian acara.
Advertisement
Sumber: AntaraNews