Detik-detik Ibu di Cakung Selamatkan Anak dari Puing Usai Bus Transjakarta Tabrak Rumah

Seorang ibu di Cakung terluka saat menyelamatkan anaknya dari puing setelah bus Transjakarta menabrak rumahnya. Insiden Bus Transjakarta Tabrak Rumah Cakung ini terjadi dini hari.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Detik-detik Ibu di Cakung Selamatkan Anak dari Puing Usai Bus Transjakarta Tabrak Rumah
Seorang ibu di Cakung terluka saat menyelamatkan anaknya dari puing setelah bus Transjakarta menabrak rumahnya. Insiden Bus Transjakarta Tabrak Rumah Cakung ini terjadi dini hari. (Merdeka.com)

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Cakung, Jakarta Timur, ketika sebuah bus Transjakarta menabrak empat rumah toko (ruko) pada Jumat (19/9) pagi. Kecelakaan ini menyebabkan seorang ibu bernama Aisah (31) mengalami luka-luka setelah rumahnya hancur dihantam kendaraan umum tersebut. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, menimbulkan kepanikan dan kerusakan signifikan di area Pulogebang.

Aisah, warga RT 15/RW 03, terluka akibat tertimpa puing bangunan yang berjatuhan saat bus Transjakarta Koridor 11 rute Pulo Gebang-Kampung Melayu menghantam ruko. Ia sempat mendekap anak perempuannya yang berusia lima tahun untuk melindunginya dari material bangunan. Beruntungnya, sang anak selamat tanpa luka sedikit pun.

Adik Aisah, Nurjaya, mengungkapkan kepanikan saat melihat kakaknya terluka di bagian punggung dan kepala. Total enam orang dilaporkan terluka dalam insiden ini, termasuk empat pelanggan bus, satu pramudi, dan satu warga setempat. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) telah menyampaikan permohonan maaf dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kronologi Kejadian dan Dampak Awal

Insiden Bus Transjakarta Tabrak Rumah Cakung ini bermula pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB, ketika sebuah bus Transjakarta Koridor 11 rute Pulo Gebang-Kampung Melayu melaju dan menabrak empat ruko. Kecelakaan ini terjadi di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, meninggalkan kerusakan parah pada bangunan yang terdampak. Warga sekitar, Wahyu Wahono, membenarkan kejadian tersebut dan melihat bus lurus menabrak bangunan.

Dampak dari tabrakan ini sangat signifikan, menyebabkan puing-puing bangunan berjatuhan dan menimpa beberapa warga. Salah satu yang terdampak langsung adalah Aisah, seorang ibu berusia 31 tahun, yang saat kejadian berada di dalam rumahnya. Keadaan darurat ini menciptakan suasana mencekam di lokasi kejadian, dengan warga yang bergegas memberikan pertolongan.

Bus yang terlibat dalam insiden ini adalah bus operator Steady Safe dengan nomor SAF 045. Menurut Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, bus tersebut sedang dalam pelayanan saat kecelakaan terjadi. Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pihak Transjakarta dan masyarakat setempat.

Kesaksian Korban dan Penanganan Medis

Nurjaya, adik dari Aisah, menceritakan momen mengerikan saat insiden Bus Transjakarta Tabrak Rumah Cakung itu terjadi. Ia mendengar jeritan kakaknya, Siti (Aisah), dari dalam kamar. "Pas kejadian kakak saya (Siti) yang ada di kamar menjerit. Saya langsung hampiri dan buka pintu kamar, posisinya sudah debu dan puing jatuh ke kamar kakak," kata Nurjaya.

Aisah ditemukan dalam kondisi mendekap erat anak perempuannya yang berusia lima tahun, berusaha melindunginya dari puing material bangunan yang berjatuhan. "Puingnya lumayan banyak. Kakak saya ketiban puing, posisinya pas kejadian mendekap anaknya. Jadi kakak saya terluka di bagian punggung," tambah Nurjaya. Anak Aisah beruntung selamat tanpa luka, sementara Aisah mengalami luka memar di punggung.

Setelah kejadian, Aisah segera dilarikan ke RS Islam Pondok Kopi, Duren Sawit, untuk mendapatkan penanganan medis. Bersama Aisah, lima korban lain juga menerima perawatan di rumah sakit yang sama. Meskipun sempat ada keluhan sakit kepala, hasil pemeriksaan tim medis menyatakan Aisah dapat menjalani rawat jalan. Ia kini telah kembali berkumpul bersama keluarganya, meskipun masih dalam proses pemulihan.

Kerusakan dan Tanggapan Transjakarta

Akibat insiden Bus Transjakarta Tabrak Rumah Cakung ini, kondisi kamar Aisah dan Nurjaya dipenuhi puing material bangunan dan tidak dapat ditempati untuk sementara waktu. "Kondisi atap perlu diperbaiki terlebih dahulu. Kalau untuk rumah selain rumah kakak, rumah ibu juga rusak tertimpa puing," jelas Nurjaya, menggambarkan skala kerusakan yang terjadi. Perbaikan struktural menjadi prioritas agar rumah dapat dihuni kembali.

Menanggapi insiden serius ini, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) segera menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak. Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, mengonfirmasi kejadian tersebut. "Mohon maaf atas kejadian ini. Betul, tadi pagi sekitar jam 05.30 WIB, dan melibatkan bus operator Steady Safe - SAF 045. Terjadi di rute koridor 11, dekat stasiun Cakung," ujarnya.

Ayu Wardhani juga menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun enam orang mengalami luka-luka. Keenam korban tersebut terdiri dari empat pelanggan bus, satu pramudi, dan satu warga setempat. Transjakarta berkomitmen untuk menindaklanjuti dan bertanggung jawab atas insiden yang terjadi, serta memastikan penanganan korban dan kerusakan dilakukan dengan baik.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi