Pebasket tangguh Pelita Jaya Jakarta, Reza Guntara, dipastikan akan menepi dari lapangan basket untuk waktu yang cukup lama. Hal ini menyusul operasi anterior cruciate ligament (ACL) yang baru saja dijalaninya. Akibat cedera ini, Reza diperkirakan akan absen pada awal musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Kabar mengenai operasi penting ini disampaikan langsung oleh Reza melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 16 September. Unggahan tersebut sontak menarik perhatian para penggemar dan rekan-rekan sesama atlet yang turut memberikan dukungan. Kondisi ini tentu menjadi pukulan berat bagi sang pemain dan timnya.
Reza Guntara mengalami cedera ACL saat berlaga dalam IBL All Indonesian 2025 yang diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah, pada pertengahan Agustus lalu. Cedera tersebut mengharuskannya menunda kontribusi penuh bersama Pelita Jaya hingga turnamen khusus pemain lokal itu berakhir, dan kini berlanjut dengan masa pemulihan yang panjang.
Advertisement
Advertisement
Perjalanan Cedera dan Dampak Terhadap Klub
Cedera ACL yang dialami Reza Guntara terjadi saat dirinya tampil dalam ajang IBL All Indonesian 2025 di Solo. Insiden ini secara langsung menghentikan langkahnya untuk berkontribusi maksimal di sisa turnamen tersebut, sekaligus menjadi awal dari periode absen panjangnya. Proses pemulihan cedera ACL memang dikenal membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Pemain asal Bandung ini mengungkapkan rasa syukurnya bahwa operasi yang dijalaninya berjalan dengan lancar. Melalui unggahan di media sosial, Reza menyampaikan, "Alhamdulillah surgery went well. Terima kasih untuk semua doa dan dukungan, insha Allah kembali lebih kuat." Pernyataan ini menunjukkan semangatnya untuk kembali pulih.
Kondisi ini membuat Pelita Jaya Jakarta harus segera mencari opsi untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Reza Guntara. Kehilangan Reza Guntara operasi ACL tentu akan sangat terasa mengingat perannya sebagai forward tangguh yang memiliki kontribusi signifikan dalam strategi permainan tim. Manajemen klub berharap Reza dapat melewati masa rehabilitasi dengan baik agar bisa kembali memberikan kontribusi.
Advertisement
Advertisement
Ancaman Absen dari Timnas dan Proses Pemulihan
Selain berdampak pada klubnya, cedera ACL ini juga membuat Reza Guntara dipastikan tidak bisa memperkuat tim nasional bola basket Indonesia. Ia terancam absen dalam ajang SEA Games Thailand 2025 yang akan datang. Padahal, pebasket berusia 29 tahun itu sebelumnya sudah masuk dalam radar pelatih untuk memperkuat skuad Garuda di multievent olahraga kawasan Asia Tenggara tersebut.
Tenaga dan pengalaman Reza Guntara sangat dibutuhkan oleh timnas, terutama setelah ia tampil konsisten dalam beberapa musim terakhir. Kehadirannya di lapangan selalu memberikan dimensi berbeda dalam permainan timnas, baik dalam bertahan maupun menyerang. Absennya Reza tentu menjadi tantangan tersendiri bagi persiapan timnas.
Cedera ACL lazim dialami atlet basket karena beban dan tekanan besar pada lutut saat melakukan lompatan dan pendaratan yang intens. Proses pemulihan cedera ACL umumnya membutuhkan waktu 6 bulan hingga 1 tahun, tergantung respons tubuh dan keberhasilan program rehabilitasi. Dukungan penuh dari Pelita Jaya diharapkan dapat mempercepat proses tersebut.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Reza Guntara dan Langkah Pelita Jaya
Reza Guntara dikenal sebagai salah satu forward tangguh dan memiliki peran penting dalam permainan Pelita Jaya Jakarta. Kemampuannya dalam mencetak poin, merebut rebound, dan menjaga pertahanan menjadikannya aset berharga bagi tim. Konsistensi performanya telah membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pebasket terbaik di Indonesia.
Meskipun harus kehilangan Reza di awal musim, Pelita Jaya menyampaikan dukungan penuh terhadap proses pemulihan sang pemain. Klub berkomitmen untuk menyediakan fasilitas dan pendampingan terbaik agar Reza dapat kembali ke performa puncaknya. Ini menunjukkan ikatan kuat antara pemain dan manajemen klub.
Kondisi ini membuat Pelita Jaya akan segera mencari opsi untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Reza Guntara di awal musim IBL 2026. Pencarian pemain pengganti yang sepadan menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas dan kekuatan tim dalam menghadapi kompetisi yang ketat. Harapan terbesar adalah Reza dapat kembali lebih kuat dan berkontribusi penuh di masa mendatang.
Advertisement
Sumber: AntaraNews