Korlantas Gaungkan Disiplin Lalu Lintas di Dieng Culture Festival 2025: Budaya Keselamatan Jiwa yang Wajib Digaungkan!

Korlantas Polri melalui program Polantas Menyapa menyerukan pentingnya Disiplin Lalu Lintas di Dieng Culture Festival 2025. Mengapa keselamatan jalan menjadi bagian dari budaya?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Korlantas Gaungkan Disiplin Lalu Lintas di Dieng Culture Festival 2025: Budaya Keselamatan Jiwa yang Wajib Digaungkan!
Korlantas Polri melalui program Polantas Menyapa menyerukan pentingnya Disiplin Lalu Lintas di Dieng Culture Festival 2025. Mengapa keselamatan jalan menjadi bagian dari budaya? (Merdeka.com)

Korlantas Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam keselamatan berkendara. Melalui program Polantas Menyapa, pesan penting mengenai disiplin lalu lintas digaungkan. Ini dilakukan dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2025.

Acara budaya tahunan tersebut berlangsung pada tanggal 23 hingga 24 Agustus 2025. Lokasinya berada di Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Jawa Tengah. Kehadiran Polantas bertujuan menyelamatkan nyawa masyarakat.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan hal ini. Beliau menyatakan bahwa kesadaran berlalu lintas adalah upaya nyata. Ini bukan hanya partisipasi dalam perayaan budaya.

Polantas Menyapa: Kampanye Kreatif Keselamatan

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa kehadiran Polantas Menyapa di DCF menjadi wujud nyata. Kampanye keselamatan bisa dilakukan dengan cara kreatif, inklusif, dan sarat nilai kebersamaan. Ini menunjukkan pendekatan yang inovatif dalam menyampaikan pesan penting.

Melalui momentum DCF 2025, polantas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan kesadaran kolektif. Tujuannya adalah melipatgandakan ikhtiar keselamatan agar setiap orang bisa selamat di jalan dan selamat di rumah. Pesan ini menekankan tanggung jawab bersama.

Agus juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada penyelenggara DCF 2025. Penghargaan serupa diberikan kepada jajaran Polantas Menyapa yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi ini dianggap penting untuk keberhasilan kampanye.

Keselamatan Lalu Lintas sebagai Budaya Bangsa

Selain itu, Kakorlantas mengajak seluruh pihak menjadikan keselamatan lalu lintas sebagai kesadaran kolektif. Hal ini ditekankan bukan sekadar kewajiban hukum yang harus dipatuhi. Keselamatan adalah nilai yang harus diinternalisasi oleh setiap individu.

Dirinya menegaskan bahwa lalu lintas adalah cermin budaya bangsa. Cara masyarakat berlalu lintas mencerminkan tingkat peradaban dan kepedulian. Oleh karena itu, tertib berlalu lintas menjadi indikator penting.

Kampanye tertib lalu lintas harus terus digaungkan di mana saja dan pada kesempatan apa saja. Ini termasuk di jalan, sekolah, kantor, maupun ruang publik seperti Dieng Culture Festival. Pesan ini harus disampaikan secara konsisten dan luas.

Dari Dieng Culture Festival, Korlantas ingin mengirim pesan ke seluruh Indonesia. Pesan utamanya adalah bahwa keselamatan adalah budaya yang harus dijunjung tinggi. Ini menunjukkan bahwa acara budaya dapat menjadi sarana edukasi yang efektif.

Dieng Culture Festival: Memadukan Budaya dan Keselamatan

Dieng Culture Festival (DCF) merupakan agenda pariwisata tahunan unggulan Kabupaten Banjarnegara. Festival ini menggabungkan kekayaan budaya lokal dengan atraksi wisata alam Dataran Tinggi Dieng. Ini menciptakan daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Adapun DCF XV 2025 digelar di Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Jawa Tengah. Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 23-24 Agustus 2025. Pemilihan lokasi ini menambah nilai historis dan estetika festival.

Tema yang diusung pada DCF XV 2025 adalah Back to The Culture atau Kembali ke Budaya. Tema ini sangat relevan dengan pesan keselamatan yang disampaikan Korlantas. Kembali ke budaya berarti juga kembali pada nilai-nilai luhur, termasuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi