Sebelum Meninggal, Kopral Bagyo Stres Sakit Kanker Tidak Sembuh hingga Usus harus Dipotong

Kopral Bagyo memiliki riwayat kesehatan yang serius. Dia terkena kanker usus.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Sebelum Meninggal, Kopral Bagyo Stres Sakit Kanker Tidak Sembuh hingga Usus harus Dipotong
Sebelum Meninggal, Kopral Bagyo Stres Sakit Kanker Tidak Sembuh hingga Usus harus Dipotong (Merdeka.com)

Kopral Kepala Cpm (Purn) Partika Subagyo Lelono atau Kopral Bagyo meninggal dunia, Kamis (17/7). Kopral Bagyo memiliki riwayat kesehatan yang serius. Dia terkena kanker usus.

"Setahun terakhir memang beliau merasakan sakit di bagian usus besar. Jadi cancer di usus, sudah dipotong, tapi lukanya enggak bisa mampet. Jadi dia stresnya di situ," kata Ketua PMI Surakarta Sumartono Hadinoto kepada merdeka.com.

Pria berkumis tebal yang pernah menerima penghargaan sebagai tentara terkuat mengembuskan napas terakhir pukul 14.20 WIB di rumah Kampung Sumpingan RT 01 RW 06, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Kopral Bagyo yang setelah pensiun dari TNI, bekerja di PMI Surakarta terutama sebagai pengajar di Politeknik AKBARA Surakarta.

Menurut informasi yang diterima merdeka.com, jenazah Kopral Bagyo akan dimakamkan pada hari Jumat (18/7) pukul 11.00 WIB di pemakaman Astana Krembyongan, Kadipiro, Solo.

Kopral Bagyo lahir di Banyuwangi 14 Desember 1963, atau berusia 61 tahun. Satu jam sebelumnya akan diadakan upacara agama Kristen.

Kopral Bagyo meninggalkan seorang istri bernama Windari Murwani Pancaningsih, 2 orang anak dan 4 orang cucu.

Rekomendasi