Detik-Detik Bule Swiss Terpeleset dan Jatuh di Rinjani, Tulang Patah dan Pendarahan Kepala

BE (46), wisatawan asal Swiss terjatuh saat menuju kawasan Danau Segara Anak

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Detik-Detik Bule Swiss Terpeleset dan Jatuh di Rinjani, Tulang Patah dan Pendarahan Kepala
Detik-Detik Bule Swiss Terpeleset dan Jatuh di Rinjani, Tulang Patah dan Pendarahan Kepala (Merdeka.com)

BE (46), wisatawan asal Swiss terjatuh saat menuju kawasan Danau Segara Anak, usai mendaki puncak Gunung Rinjani, Rabu (16/7) pagi. Ketua Tim Evakuasi Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Gede Mustika menuturkan, korban mengalami patah tulang dan pendarahan di kepala.

"Informasinya patah tulang, ada pendarahan juga. Cuma kita belum tahu apakah di kepala atau apa dan pendarahan ini karena tergores atau seperti apa juga," kata Mustika. Dikutip dari Antara.

Saat ini posisi korban masih berada di jalur menuju Danau Segara Anak menunggu tim evakuasi.

"Tim evakuasi sekarang sedang menuju tempat kejadian perkara (TKP). Ada 8 orang, 2 di antaranya dari tim medis," ujarnya.

Ia menambahkan dari informasi yang diterimanya, wisatawan asal Swiss ini terjatuh di jalur menuju danau bukan di tebing atau jurang.

"Jadi, jatuhnya bukan di tebing tetapi di jalur jalan menuju danau. Sepertinya dia terpeleset di jalur itu (menuju danau)," ungkap Mustika.

Lebih lanjut, Mustika menyampaikan wisatawan asal Swiss ini berangkat mendaki menuju Rinjani pada Selasa (15/7) dengan beberapa orang wisatawan lainnya melalui pintu masuk posko Sembalun.

"Naiknya kemarin (Selasa), kemudian terjatuh tadi pagi," katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Tour Organizer Senaru, Munawir juga membenarkan ada seorang wisatawan asal Swiss terjatuh saat menuju Danau Segara Anak, Gunung Rinjani.

"Kalau informasi dari guide-nya, tamu ini mau turun ke Danau Segara Anak dari Pelawangan Sembalun setelah summit ke puncak Rinjani," ujarnya.

Begitu menerima laporan adanya pendaki yang terjatuh, Munawir langsung meminta tour organizer dari Senaru untuk memberikan pertolongan.

"Kalau kronologi pastinya masih belum kami ketahui, hanya saja begitu menerima laporan dari guide-nya kami langsung suruh naik TO untuk memberikan pertolongan. Ini sebagai bentuk respons cepat kami," ucap Munawir.

Munawir menambahkan laporan jatuhnya turis tersebut juga sudah diteruskan ke pihak BTNGR untuk penanganan lebih lanjut.

Rekomendasi