FOTO: KJP Plus Cair, Warga Ramai-Ramai Belanja Sembako Bersubsidi

Melalui program ini, penerima KJP Plus dapat memanfaatkan dana bantuan untuk membeli kebutuhan pokok bersubsidi seperti beras, telur, daging, dan susu.

Nanda Farikh Ibrahim
Oleh Nanda Farikh Ibrahim - Reporter
FOTO: KJP Plus Cair, Warga Ramai-Ramai Belanja Sembako Bersubsidi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. (©Merdeka.com/Arie Basuki)

Sejumlah warga penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus terlihat mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di sebuah mini market kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7). Antrean ini terjadi seiring pencairan dana bantuan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 yang mulai disalurkan secara bertahap sejak 8 April lalu.

Melalui program ini, penerima KJP Plus dapat memanfaatkan dana bantuan untuk membeli kebutuhan pokok bersubsidi seperti beras, telur, daging, dan susu, yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan mitra ritel.

Mengutip laman resmi KJP Jakarta, KJP Plus merupakan program bantuan pendidikan dari Pemprov DKI Jakarta bagi anak usia 6–21 tahun dari keluarga tidak mampu untuk memastikan mereka dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMA/SMK secara gratis.

Program ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan, meringankan beban ekonomi keluarga, serta mencegah anak-anak dari risiko putus sekolah. Selain digunakan untuk kebutuhan sekolah, dana KJP Plus juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan nutrisi, perlengkapan belajar, dan akses internet.

Sebagian besar penerima KJP Plus berasal dari keluarga berpenghasilan rendah yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar pendidikan. Dengan pencairan dana bantuan ini, diharapkan ketahanan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak dari keluarga prasejahtera di DKI Jakarta dapat terus terjaga.

Antrean warga cairkan KJP di Duri Kosambi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. ©Merdeka.com/Arie Basuki
Antrean warga cairkan KJP di Duri Kosambi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. ©Merdeka.com/Arie Basuki
Antrean warga cairkan KJP di Duri Kosambi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. ©Merdeka.com/Arie Basuki
Antrean warga cairkan KJP di Duri Kosambi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. ©Merdeka.com/Arie Basuki
Antrean warga cairkan KJP di Duri Kosambi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. ©Merdeka.com/Arie Basuki
Antrean warga cairkan KJP di Duri Kosambi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. ©Merdeka.com/Arie Basuki
Antrean warga cairkan KJP di Duri Kosambi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. ©Merdeka.com/Arie Basuki
Antrean warga cairkan KJP di Duri Kosambi
Warga penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengantre untuk membeli sembako bersubsidi di mini market Kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, Selasa (8/7/2025). Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengumumkan pencairan dana bantuan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap 1 2025 secara bertahap dilakukan mulai 8 April 2025 yang dapat digunakan untuk pembelian sembako bersubsidi seperti beras, telur, daging dan susu. ©Merdeka.com/Arie Basuki
Rekomendasi