Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, secara resmi memanggil kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, untuk bergabung dalam skuad Garuda. Pemanggilan ini dilakukan menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Keputusan ini diambil menyusul absennya kiper utama, Emil Audero, yang mengalami cedera.
Emil Audero dipastikan tidak dapat membela Timnas Indonesia setelah menderita cedera pada akhir bulan lalu. Cedera tersebut didapatnya saat berlaga bersama klubnya, Como, dalam pekan kelima Liga Italia 2025/2026. Situasi ini membuka peluang bagi kiper lain untuk menunjukkan kemampuannya.
Nadeo Argawinata, yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar skuad, kini akan mengisi slot kiper bersama Maarten Paes, Ernando Ari, dan Reza Arya. Mereka akan bersaing ketat untuk mengamankan posisi di bawah mistar gawang Timnas Indonesia. Pertandingan krusial akan segera menanti di Jeddah, Arab Saudi.
Advertisement
Advertisement
Absennya Emil Audero dan Peluang Baru Nadeo Argawinata
Absennya Emil Audero akibat cedera menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia, mengingat performa apiknya bersama Cremonese. Patrick Kluivert mengakui bahwa Emil adalah penjaga gawang yang sangat baik. Namun, situasi ini juga membuka pintu bagi talenta lain untuk bersinar di kancah internasional.
Kluivert menyoroti penampilan impresif Nadeo Argawinata bersama Borneo FC di BRI Super League 2025/2026. Klub berjuluk Pesut Etam tersebut kini memuncaki klasemen dengan rekor sempurna. Enam kemenangan dari enam pertandingan menunjukkan kontribusi signifikan dari Nadeo sebagai kapten tim.
"Ya, Emil absen. Maarten tentu saja ikut. Tapi Nadeo, yang tampil sangat baik di Borneo, kapten juga. Mereka berada di posisi pertama dalam kompetisi ini. Jadi ini kompetisi yang bagus untuk Maarten dan juga untuk Nadeo. Dan itulah yang kami inginkan," kata Kluivert dalam video yang diberikan PSSI di Jakarta, Sabtu. Pernyataan ini menegaskan kepercayaan pelatih terhadap kemampuan Nadeo.
Advertisement
Advertisement
Rekam Jejak Nadeo Argawinata dan Tantangan di Timnas
Nadeo Argawinata bukan nama baru di kancah Timnas Indonesia, ia telah mengantongi 24 caps bersama Garuda. Namun, penampilan terakhirnya terjadi dua tahun lalu, tepatnya saat Indonesia kalah 1-5 melawan Irak. Momen ini menjadi kesempatan emas bagi Nadeo untuk kembali membuktikan kualitasnya.
Performa cemerlang Nadeo di Borneo FC menjadi alasan kuat pemanggilannya kembali. Tim Pesut Etam berhasil mengumpulkan 18 poin, unggul enam poin dari PSIM Yogyakarta yang berada di peringkat kedua. Konsistensi Nadeo di level klub diharapkan dapat menular ke performanya di Timnas.
Kehadiran Nadeo bersama Maarten Paes, Ernando Ari, dan Reza Arya menciptakan persaingan sehat di posisi kiper. Patrick Kluivert menekankan pentingnya kompetisi internal untuk menjaga kualitas tim. Hal ini diharapkan dapat memotivasi setiap pemain untuk memberikan yang terbaik.
Advertisement
Advertisement
Persiapan Timnas Indonesia Menghadapi Kualifikasi Krusial
Timnas Indonesia akan menghadapi dua pertandingan penting di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga pertama adalah melawan Arab Saudi pada Kamis (9/10) pukul 00.15 WIB. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi skuad Garuda.
Tiga hari berselang, Timnas Indonesia akan kembali berlaga menghadapi Irak pada Minggu (12/10) pukul 02.30 WIB. Kedua pertandingan krusial ini akan diselenggarakan di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi. Dukungan penuh diharapkan dapat mengiringi perjuangan para pemain.
Dari babak ini, hanya dua tim teratas dari masing-masing grup yang akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Tim yang finis di posisi kedua akan melaju ke putaran kelima, sementara tim peringkat ketiga akan langsung tersingkir. Target lolos langsung menjadi motivasi utama bagi Timnas Indonesia.
Advertisement
"Kami ingin ada kompetisi agar posisi gawang bisa dikuasai sebaik mungkin, begitu pula para pemain di lapangan," tambah pelatih asal Belanda tersebut. Komentar ini menunjukkan fokus Kluivert pada peningkatan kualitas di setiap lini tim.
Sumber: AntaraNews