Gerbang Tol Ciawi Kembali Dibuka usai Kecelakaan Maut Sebabkan 8 Orang Meninggal

Gerbang Tol Ciawi sudah kembali dibuka setelah peristiwa kecelakaan maut yang terjadi pada Selasa malam.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Gerbang Tol Ciawi Kembali Dibuka usai Kecelakaan Maut Sebabkan 8 Orang Meninggal
Kecelakaan maut yang melibatkan truk rem blong di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, menewaskan delapan orang dan melukai sebelas lainnya; gerbang tol sempat ditutup sementara untuk evakuasi. (© 2025 Antaranews)

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Kota Kompol Yudiono memastikan Gerbang Tol Ciawi, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, sudah kembali dibuka setelah peristiwa kecelakaan maut yang terjadi pada Selasa malam.

"Gerbang tol sudah kami buka, memang masih ada dua gerbang tol yang tidak digunakan belum bisa digunakan karena memang mengalami kerusakan," kata Kompol Yudi kepada Antara, Rabu dini (5/2).

Saat ini, pihaknya telah mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan dari jalan tol. Seluruh korban pun telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi.

"Sudah saya evakuasi semua korban sudah dibawa ke rumah sakit, kemudian material kendaraan udah dibawa semua sudah dievakuasi hanya sisa galon-galonnya saja," ujarnya.

Kondisi Sopir

Kecelakaan maut yang menewaskan delapan orang dan mengakibatkan 11 orang luka-luka ini dipicu oleh kendaraan truk yang mengalami rem blong. Hingga kini sopir truk tersebut belum sadarkan diri.

"Sopir belum sadarkan diri," kata Kompol Yudi.

Kecelakaan Maut

Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo menjelaskan, peristiwa kecelakaan di ruas jalan Tol Bogor Jakarta tepatnya di Gate Tol Ciawi 2 terjadi pada Selasa sekitar pukul 23.30 WIB.

Kecelakaan maut yang menghancurkan bangunan gerbang tol itu juga mengakibatkan sebanyak enam unit kendaraan mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak terbakar dan tiga lainnya ringsek.

Saat itu truk dengan muatan galon melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta, kemudian mengalami rem blong tepat di gerbang tol.

"Diduga kendaraan tersebut mengalami gagal fungsi rem (rem blong) sehingga menabrak rangkaian kendaraan yang sedang melakukan transaksi (pembayaran e-tol) tiga kendaraan hancur terbakar, tiga kendaraan lainnya mengalami kerusakan," ujar Kombes Eko.

Rekomendasi