Gedung Pemerintahan IKN Rampung Dibangun Tahun 2026

KIPP IKN memiliki luas total 6.671 hektar, di mana area yang akan dikembangkan mencapai 1.759 hektar. Proses pembangunannya dibagi menjadi tiga tahap.

Maulandy Rizky Bayu Kencana
Gedung Pemerintahan IKN Rampung Dibangun Tahun 2026
Rangkaian Peringatan Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara sudah dimulai pukul 00.00 WITA. Dimulai dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Kusuma (© 2025 Liputan6.com)

Pembangunan tahap pertama dari proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlangsung, khususnya untuk kompleks gedung pemerintahan yang mencakup infrastruktur eksekutif. Setelah tahap ini, proyek akan dilanjutkan untuk area legislatif dan yudikatif, yang telah mendapatkan persetujuan anggaran sebesar Rp 48,8 triliun dari Presiden Prabowo Subianto. Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menyatakan bahwa pelaksanaan paket fisik terkontrak yang direncanakan antara 2020 hingga 2024 untuk pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) akan terus berlanjut hingga tahun 2026.

"Yang batch 1 sudah 97 persen, batch 2 hampir 60 persen. Kalau batch 1 sebagian besar tahun ini sudah rampung. Batch 2 dilanjutkan ke 2025, dan sebagian di 2026," jelas Danis kepada Liputan6.com, dikutip pada Jumat (24/1/2025). KIPP IKN terbangun di atas lahan seluas 6.671 hektar, dengan area pengembangan mencapai 1.759 hektar. Pembangunan ini dibagi menjadi tiga batch, di mana batch pertama mencakup 40 paket fisik terkontrak, termasuk pembangunan Istana Negara, empat kantor Kemenko, dan Kantor Sekretariat Presiden.

Total pagu terkontrak untuk batch pertama ini mencapai Rp 25 triliun, dengan progres fisik sekitar 88,20 persen. Sedangkan untuk batch kedua, yang terdiri dari 31 paket fisik, progresnya berada di angka 46,71 persen dengan total pagu anggaran terkontrak sebesar Rp 27,68 triliun. Untuk batch ketiga, yang memiliki 35 paket, progres fisiknya baru mencapai 8,61 persen, dengan total pagu anggaran terkontrak senilai Rp 30,72 triliun.

Hotel Nusantara telah mulai beroperasi

Gedung Pemerintahan IKN Rampung 2026
Rangkaian Peringatan Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara sudah dimulai pukul 00.00 WITA. Dimulai dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Kusuma © 2025 Liputan6.com

Desember 2024 akan menjadi waktu yang tepat untuk mengunjungi proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain fasilitas perkantoran, berbagai sarana dan prasarana di IKN sudah mulai dibangun dan beroperasi. Di antara yang telah rampung adalah Hotel Nusantara dan Rumah Sakit Hermina Nusantara. Hotel Nusantara menjadi proyek swasta pertama yang dibangun di IKN, dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilakukan pada bulan September 2023, diikuti oleh Rumah Sakit Hermina Nusantara pada bulan berikutnya. Saat ini, hotel tersebut telah beroperasi secara penuh, dan General Manager Swissotel Nusantara, Chrestian Pesik, menyatakan bahwa Hotel Nusantara terus berupaya meningkatkan fasilitas untuk para tamu. "Secara menyeluruh hotel ini telah beroperasi. Kamar ha semua sudah dibuka, totalnya ada 191 kamar. Kemudian ada satu outlet dari mitra kita, namanya Nusa Restaurant. Kemudian nanti ada pool bar dengan spa, (rampung) akhir bulan atau kuartal pertama 2025," jelasnya.

Hotel Nusantara merupakan bagian dari proyek kawasan terpadu yang dikembangkan oleh Konsorsium Nusantara yang dipimpin oleh Agung Sedayu Group. Groundbreaking untuk proyek ini telah dilakukan pada tanggal 21 September 2023, dan dijadwalkan mulai beroperasi pada Agustus 2024. Total nilai investasi untuk kawasan terpadu ini mencapai Rp 20 triliun. Sementara itu, Hotel Nusantara sendiri dibangun di atas lahan seluas 20.164 meter persegi dengan tinggi bangunan mencapai 43,10 meter. Gedung ini terdiri dari sembilan lantai dan memiliki enam tipe kamar, dengan total 191 unit. Pembangunan hotel ini dimulai pada groundbreaking tahap pertama pada bulan September 2023, yang memiliki total nilai investasi sebesar Rp 23,1 triliun. Selain Konsorsium Nusantara, investor lain yang turut serta dalam tahap pertama ini termasuk RS Abdi Waluyo, PSSI, dan Yayasan Innonpark.

RS Hermina Nusantara adalah rumah sakit yang menyediakan berbagai layanan kesehatan

Gedung Pemerintahan IKN Rampung 2026
Rangkaian Peringatan Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia di Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara sudah dimulai pukul 00.00 WITA. Dimulai dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Kusuma © 2025 Liputan6.com

Selain Swissotel Nusantara, fasilitas publik lainnya yang telah tersedia di IKN adalah RS Hermina Nusantara. Proses groundbreaking rumah sakit ini dilaksanakan hanya satu hari setelah Hotel Nusantara, tepatnya pada 1 November 2023. RS Hermina Nusantara, yang merupakan rumah sakit pertama di IKN dan dimiliki oleh PT Medikaloka Hermina Tbk, dibangun dengan delapan lantai di atas lahan seluas 20.718 meter persegi. Dengan total investasi sebesar Rp 650 miliar, pembangunan rumah sakit ini ditandai dengan acara soft opening yang berlangsung pada Agustus 2024.

Direktur RS Hermina Nusantara, Stefanus Doni, menyatakan bahwa sesuai dengan masterplan, rumah sakit ini akan memiliki 200 tempat tidur yang tersebar di 8 lantai. "Tapi itu melihat situasi perkembangan di IKN. Saat ini memang sampai lantai 6. Dan sekarang tempat tidur yang eksisting sekarang 50. Dan sekarang pengerjaan untuk menambah dari 50 menjadi 100 (tempat tidur). Januari (2025) akhir targetnya selesai," ujarnya beberapa waktu lalu. Sebagai tambahan informasi, inisiasi pembangunan RS Hermina Nusantara dimulai dengan groundbreaking tahap kedua pada November 2023, dengan total investasi mencapai Rp 13,1 triliun. Pembangunan ini melibatkan sembilan investor, termasuk RS Hermina, Pakuwon Group, Jakarta Intercultural School (JIS), Mayapada Hospital, Astra Internasional, Kementerian Perhubungan, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Indonesia, dan PLN.

Rekomendasi