Kepolisian sedang mendalami keterangan dokter forensik yang menangani kasus penembakan Habib Bahar bin Smith. Pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan jenis senjata diduga dipakai untuk menembak Habib Bahar.
"Pasalnya sedang kami lengkapi dengan fakta-fakta hukum yang ada perbuatan hukum yang terjadi itu disesuaikan dengan fakta di dalam temuan-temuan yang diperoleh oleh penyidik di dalam proses penyelidikan," ujar Kapolres Bogor, AKBP Imam Imanuddin saat dikonfirmasi, Kamis (25/5).
Keterangan dari dokter forensik yang telah memeriksa dan melakukan visum pada Habib Bahar nantinya akan dituangkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik. Meskipun demikian Imam enggan untuk membeberkan hasil dari visum itu.
"Nanti kita lihat setelah semuanya full, hasil temuan-temuannya seperti apa, nanti akan kami informasikan sesegera mungkin," ucapnya.
Sejauh ini, polisi telah memeriksa sebanyak 18 orang saksi termasuk Bahar untuk menggali keterangan perihal penembakan tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bahar bin Smith diduga ditembak ketika mencoba mobil Jeep yang baru diperbaiki, Jumat (12/5) lalu.
"Keterangannya sedang mencoba mobil Jeep yang baru diperbaiki oleh muridnya," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi, Senin (15/5).
Menurut Ibrahim, kejadian itu telah didapat penyidik dari hasil pemeriksaan kepada Habib Bahar yang telah tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Sesuai nomor LP/--/B/V/2023/SPKT/ POLSEK KEMANG/POLRES BOGOR/POLDA JABAR.
"Terkait kejadiannya masih didalami. Jadi belum ada kesimpulan terkait tentang kejadiannya. Termasuk penyebab lukanya," ucapnya.
Pengacara Habib Bahar, Ichwan Tuankotta, saat dikonfirmasi belum memberikan penjelasan secara rinci atas kronologi kejadian.
"Insya Allah nanti pada waktu kita akan infokan," kata Ichwan saat dikonfirmasi, Senin (15/5).
Sehingga, Ichwan hanya bisa memastikan kondisi Habib Bahar hari ini dalam keadaan baik dan tengah berada di rumah, usai insiden penembakan beberapa hari lalu.