Anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun ikut rapat Komisi III dengan Ketua Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU Mahfud MD. Misbakhun mengaku kehadirannya ditugaskan oleh Fraksinya, Partai Golkar.
Dalam kesempatan itu, Misbakhun menanyakan terkait status mantan pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo. Sebab, data keuangan Rafael telah dibuka gamblang ke publik, namun hingga saat ini ia belum juga ditetapkan tersangka.
Pun, kesalahan yang ia perbuat sampai saat ini belum jelas.
Advertisement
"Tadi bapak menyampaikan soal RAT (Rafael Alun Trisambodo), singgung Angin Prayitno (mantan Direktur DP2 Ditjen Pajak Kemenkeu, tersangka korupsi). Yang jadi pertanyaan saya, data perbankannya RAT dibuka hingga safety boxnya," kata Misbakhun di ruang Komisi III DPR, Rabu (29/3).
"Pertanyaan saya sampai hari ini RAT belum berstatus tersangka kasus apapun," tuturnya.
Pertanyaan yang sama, sempat dilemparkan Misbakhun ke Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat dengan Komisi XI kemarin. Sayangnya, ia tidak mendapatkan jawaban apapun.
Advertisement
"Dia (RAT) saya tanyakan ke Menkeu saat rapat. Kenapa, apa kesalahannya RAT," ucapnya.
"Sampai sekarang saya belum mendapatkan jawaban. Enggak dijawabnya pertanyaan saya. Menterinya sendiri didampingi dirjen pajaknya sampai saya selesai rapat tidak bisa menjawab pertanyaan saya yang sangat sederhana, apa kesalahan RAT," ungkapnya.
Sebab, Misbakhun merasa heran. Secara data keuangan, Rafael Alun Trisambodo telah 'ditelanjangi'. Namun, belum ada kejelasan kasus yang menjeratnya.
"Ini adalah orang yang belum ditetapkan status apapun tapi data perbankannya sudah dibuka data keuangannya yang seharusnya dirahasiakan dibuka," cecarnya.
Advertisement
Siapa Rafael Alun Trisambodo
Nama Rafael Alun Trisambodo mencuat setelah anaknya, Mario Dandy Satriyo menganiaya Cristalino David Ozora alias David Latumahina secara sadis. Buntut hujan bogem mentah Mario Dandy, David koma di rumah sakit.
Berawal dari kasus penganiayaan, gaya hidup hedonisme Mario Dandy satu per satu 'ditelanjangi' hingga membuat khalayak bertanya-tanya siapa orang tuanya yang tajir melintir. Akhirnya, didapat nama Rafael Alun, seorang pejabat pajak di kantor wilayah Jakarta Selatan.
Rupanya, di media sosial, Rafael Alun sekeluarga kerap memamerkan kemewahan. Mulai dari outfit baju yang dikenakan, tunggangan besinya hingga rumah mewah.