Memasuki bulan Ramadan 1444 Hijriah atau 2023 masehi, operasional pelayanan perjalanan commuterline (kereta rel listrik/KRL) Solo - Yogyakarta maupun Jabodetabek tetap berjalan normal. Di relasi Solo-Yogyakarta, KAI Commuter mengoperasionalkan 20 perjalanan setiap harinya dan 24 perjalanan pada akhir pekan.
"Selama bulan Ramadan, KAI Commuter memberlakukan aturan khusus kepada pengguna saat waktu buka puasa di dalam perjalanan commuterline," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, dalam keterangan pers yang dikirim ke redaksi merdeka.com, Kamis (23/3).
Saat masuk waktu berbuka puasa, dikatakan Anne, para pengguna yang sedang dalam perjalanan menggunakan commuterline diperbolehkan untuk membatalkan puasanya dengan makanan dan minuman ringan. Namun mereka diberikan batasan waktu hingga satu jam setelah waktu berbuka puasa.
"Petugas akan menginformasikan waktu untuk berbuka puasa," kata Anne.
Advertisement
Anne melanjutkan, KAI Commuter mengimbau para pengguna saat berbuka puasa tetap disiplin menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama. Yakni tidak diperbolehkan membuang sampah sembarangan.
"Kami juga mengajak saat membatalkan puasa dengan makan dan minum secara tidak berlebihan dan hindari makan atau minum yang berbau menyengat," tandasnya.
KAI Commuter juga mengajak para pengguna commuterline untuk senantiasa menjalankan aturan dan syarat naik commuterline yang sudah ditetapkan agar perjalanan agar bisa lebih aman, sehat, dan nyaman.
"Hindari pemberangkatan di jam-jam sibuk pagi dan sore hari. Informasi kepadatan di stasiun, posisi real time kereta, dan jadwal kereta pengguna dapat melihat melalui aplikasi C-Access," pungkas Anne.