Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mendorong terwujudnya legalitas wakaf masjid yang bersertifikasi. Dia berharap masyarakat bisa meningkatkan kesadaran dan kepeduliannya terhadap masjid.
"Kami mendorong percepatan sertifikasi masjid agar ke depannya tidak ada lagi persoalan karena faktor legalitas. Serta kami mendorong secara bersama-sama peningkatan ekonomi umat sehingga bisa tumbuh di masyarakat dan bisa menjalankan wakaf," kata JK di Kantor Pengurus Pusat (PP) DMI, Jalan Matraman, DKI Jakarta, Kamis (2/3).
Untuk merealisasikan masjid yang bersertifikasi, JK bersama dengan Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh membuat menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama sertifikasi wakaf untuk masjid.
"Kami menandatangani kerja sama untuk sertifikasi wakaf untuk rumah ibadah. Seperti yang disampaikan Pak Nuh tadi, di Indonesia ini ada 800 ribu masjid dan musala. Tentu yang paling pokok masjidnya," ujar Wapres ke 10 dan 12 RI itu.
Advertisement
Sementara itu, Ketua BWI Mohammad Nuh mengatakan MoU ini untuk memberikan legalitas bagi masjid-masjid di seluruh Indonesia.
Rencananya, pada bulan Ramadan mendatang akan ada sertifikasi sebanyak 25.000 aset masjid di Jawa Timur.
"Semoga semua niat baik ini bisa dijalankan dengan baik. Ini akan berjalan terus. Dibutuhkan bukan hanya orang jujur dan baik tetapi juga orang-orang seperti CEO untuk mengatur aset-aset ini ke depan," ujar Nuh.