Fakta Baru Pembunuhan Berantai Dukun Aki Cs, Tersangka Dede Lihat Duloh Cekik Korban

Fakta baru itu terungkap dalam rekonstruksi pembunuhan dilakukan dukun Aki Cs digelar polisi di rumah kontrakan RT 02 RW 03 Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (1/3). Ketiga pelaku menjalani sebanyak 55 adegan reka ulang.

Enriko
Oleh Enriko - Reporter
Fakta Baru Pembunuhan Berantai Dukun Aki Cs, Tersangka Dede Lihat Duloh Cekik Korban
Rekonstruksi Dukun Aki Cs. Enriko

Dukun Aki Cs telah menjalani rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di rumah kontrakan RT 02 RW 03 Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Rabu (1/3). Ketiga pelaku menjalani sebanyak 55 adegan reka ulang.

Dari hasil reka ulang tersebut, polisi menemukan fakta baru yakni pelaku Dede ternyata melihat langsung ketika Duloh mencekik korbannya hingga tewas.

"Awalnya tersangka Dede mengaku tidak melihat saat proses pembunuhan yaitu mencekik korban, ternyata saat rekonstruksi ini terbukti ada fakta baru tersangka Dede melihat bagaimana Duloh mencekik sampai korban meninggal dunia," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga.

Panji mengatakan, dari 55 adegan reka ulang pembunuhan sadis ini seluruhnya diakui oleh ketiga pelaku. Termasuk Duloh yang mencampur racun tikus ke dalam minuman kopi untuk diberikan kepada korban.

"Iya, makanya rekonstruksi ini untuk membuktikan keterangan dari para tersangka atau pun saksi, dari rekonstruksi ini terbukti atau asa fakta-fakta lain yang bisa kita temukan. Jenis racunnya racun tikus, iya (cuma Duloh aja yang meracik)," ujar dia.

Setelah gelar rekonstruksi di Kota Bekasi, ketiga pelaku langsung digiring ke dalam mobil dan langsung dibawa ke Cianjur. Rencananya, Jatanras Polda Metro Jaya juga akan melakukan kegiatan serupa di wilayah Cianjur pada Kamis (2/3).

Fredi Sagala, kuasa hukum tiga pelaku ini mengatakan akan berupaya agar kliennya mendapat keringanan hukum.

"Ya paling kita akan mengupayakan, dari perbuatan dia yang kooperatif, mengakui semua perbuatannya dan bekerja sama dengan polisi, ya itu yang mungkin bisa untuk meringankan," katanya.

Tiga Tewas Dibunuh Berantai di Bekasi

Sebelumnya, tiga orang tewas diduga keracunan yang ditemukan di dalam rumah kontrakan di RT02 RW03 Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi merupakan satu keluarga. Selain mereka, dua orang lainnya saat ini masih menjalani perawatan.

Tiga orang yang meninggal dunia yakni AM (40), RA (23) dan MR (17). Sedangkan dua orang yang masih menjalani perawatan di RSUD Bantargebang yakni MDS (34) dan NR (5).

"Korban AM memiliki dua orang putra yang meninggal itu atas nama RA dan MR, sedangkan NR termasuk putrinya juga," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, Senin (16/1) lalu.

Sementara MDS merupakan ipar dari AM. Dia ditemukan bersama keempat korban lainnya di dalam rumah kontrakan tersebut pada Kamis (12/1) lalu dengan kondisi tergeletak dan mulut mengeluarkan busa.

"Korban atas nama MDS masih dirawat di ruang ICU, sedangkan yang satu lagi dirawat di kamar biasa atas nama NR, sudah mulai membaik kondisinya," kata dia.

Rekomendasi