Dosen UII Ahmad Munasir Rafie Pratama dikabarkan hilang usai mengikuti kegiatan di Oslo, Norwegia. Rafie mulai tidak diketahui keberadaannya usai berada di Istanbul, Turki.
Rektor UII Fathul Wahid mengatakan jika dirinya berada bersama Rafie di rombongan yang berkegiatan di Norwegia. Fathul menyebut selama berada di Norwegia tak ada gelagat aneh yang ditunjukkan Rafie sebelum menghilang.
"Tidak ada (gelagat aneh). Saya tertawa, ejek-ejekan biasa, saking akrabnya. Jadi tidak ada (yang aneh)," kata Fathul, Senin (20/2).
"Ini betul-betul kasus khusus. Di luar dugaan. Perlu waktu untuk mencari informasi," sambung Fathul.
Advertisement
Fathul membeberkan hingga saat ini pihak UII masih mencari tahu permasalahan apa yang membelit Rafie hingga menghilang. Fathul membeberkan hinggga saat ini pihaknya belum bisa mengontak sang dosen dan mengetahui keberadaan Rafie.
"Itu sedang kami cari tahu (permasalahan yang dihadapi Rafie). Kami tidak bisa mengontak," ucap Fathul.
"Kami belum tahu apa motifnya. Kami belum bisa memberitahu informasi tentang itu (Rafie mengubah jalur penerbangan pulang ke Boston). Tetapi kami ingin mas Rafie pulang dulu," sambung Fathul.
Advertisement
Sebelumnya, Kadiv Hubinter Polri Irjen Khirsna Murti memastikan, Ahmad Munasir Rafie Pratama (AMRP), dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta tidak hilang. Diketahui, Ahmad Munasir melakukan perjalanan ke Oslo, Norwegia, pada 4 Februari 2023.
"Sudah terdeteksi. Yang bersangkutan tidak hilang," kata Khirsna saat dihubungi, Senin (20/2).
Namun, jenderal bintang dua ini belum bisa membeberkan untuk lokasi yang sudah terdeteksi saat ini.
"Yang bersangkutan tidak hilang. Tapi, mengubah rute tanpa beritahu siapapun," ujarnya.