Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad akan memimpin rombongan para anggota dewan untuk menyambangi proyek Meikarta pada Selasa (14/2) pekan depan. DPR ingin meminta keterangan langsung terkait pembangunan yang mangkrak milik PT Lippo Cikarang.
Sebelum melakukan sidak ke lapangan, DPR akan meminta pihak pengembang untuk memberikan informasi.
"Kita kroscek di lapangan setelah hari Senin (13/2), kita minta pengembang supaya infonya valid melakukan kunjungan lapangan," ujar Dasco usai menerima audiensi dengan konsumen korban proyek mangkrak Meikarta di DPR, Jumat (10/2).
Dasco meradang dengan tingkah pengembang Meikarta. Dia bilang pengembang zalim karena menggugat para konsumen.
"Pengembang itu tidak boleh menzalimi pembeli. Pembeli-pembeli ini kan sudah beritikad baik, ini kan sudah membeli sudah menyetor duit lalu kemudian menanyakan haknya, tetapi kemudian malah diperadilankan. Sementara hak mereka yang sudah disetorkan itu enggak jelas dan malah nanti bisa hilang," tegas Dasco.
Advertisement
DPR juga telah bersurat kepada Komisi Yudisial agar mengawal proses peradilan berjalan baik. DPR juga menyurati Mahkamah Agung untuk mengawasi para hakim.
"Komisi III sudah bersurat melalui pimpinan DPR kepada Komisi Yudisial untuk mengawal supaya proses peradilan berjalan dengan baik, saya juga akan berkirim surat untuk juga Mahkamah Agung mengawasi para hakim dan proses persidangan yang ada," ujar Dasco.
Sementara, anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade menjelaskan, pada Senin, 13 Februari akan dipanggil Lippo ke DPR untuk memberikan penjelasan mengenai masalah ini. Pada hari berikutnya anggota DPR akan langsung terjun ke Meikarta.
"Komisi VI insyaallah hari Senin tanggal 13 jam 2 siang, kita akan panggil Lippo. Jadi Senin kita panggil. Selasa Pak Dasco langsung pimpin ke lapangan," jelas Andre.