Dua kelompok terlibat cekcok perihal jatah keamanan PT Musi Hutan Persada (MHP) Musi Rawas, Sumatera Selatan. Satu orang tewas akibat ditembak.
Penembakan terjadi di pos sekuriti Unit 9 PT MHP, Selasa (7/2) siang. Pelaku S sengaja mengintai korban ZK (46) sebelum melakukan penembakan menggunakan senapa angin jenis gojlok.
Permasalahan terjadi karena adanya upaya kelompok RS untuk menggantikan MP, selaku pemilik kontrak kerja pengamanan blok Deras yang dikerjakan oleh sub kontraktor PT MHP yakni PT Kim dan PT CIS yang mengelola kegiatan panen sebagai pihak ketiga yang ditunjuk PT MHP. Perjanjian kontrak kerja tersebut mestinya baru tuntas akhir bulan ini.
Lantaran tak sabar menunggu bekerja, RS dan kelompoknya mendatangi kamp kegiatan panen PT KIM dan PT CIS di blok Deras Unit 9 PT MHP dan memancing perselisihan dengan MP.
Hal itu diketahui pelaku S sebagai anak MP dan ia merasa tak senang lalu mencari keberadaan RS dan anak buahnya. Pelaku dan tiga temannya lantas berkumpul di pos sekuriti sambil mengintai komplotan RS.
Tak lama, datang korban ZK sebagai kakak kandung RS untuk mengecek orang yang berada di pos tersebut. Melihat itu, pelaku S menembaknya yang mengenai kepala di bagian atas telinga. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak dapat diselamatkan.
Advertisement
Kasi Humas Polres Musi Rawas Kompol Purwono Jaya menjelaskan, motif penembakan lantaran cekcok perihal jaga keamanan di PT MHP. Kelompok pihak korban sengaja memancing masalah dengan merebut jaga meski kontrak dari kelompok pelaku belum berakhir.
"Satu orang tewas karena ditembak menggunakan senapan angin," ungkap Purwono, Rabu (8/2).
Usai kejadian, polisi datang ke lokasi untuk mengejar pelaku dan olah TKP. Hanya saja, tidak lagi ditemukan kelompok MP karena sudah melarikan diri.
"Kami masih kejar pelaku dan mudah-mudahan segera tertangkap," ujarnya.