Bocah Ikut Sunat Massal di Klinik, Kepala Penisnya Malah Terpotong

Bocah itu didampingi orangtuanya saat mengikuti sunatan massal. Dia mendaftar sunat massal empat hari sebelum peristiwa itu terjadi. Perawat yang menanganinya merupakan tenaga kesehatan dari Puskesmas Batang Peranap.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Bocah Ikut Sunat Massal di Klinik, Kepala Penisnya Malah Terpotong
Ilustrasi sunat. ©2016 Merdeka.com

Seorang bocah di Kabupaten Kuantan Singingi kehilangan alat kelaminnya usai mengikuti sunat massal. Kegiatan itu merupakan syukuran salah satu klinik swasta di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuansing, pada Minggu (18/12).

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Kuansing Aswandi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Saat disunat, kepala penis bocah itu ikut terpotong.

"Iya benar. Kejadiannya di Kuansing hari Minggu," ujar Aswendi Selasa (20/12).

Bocah itu didampingi orangtuanya saat mengikuti sunatan massal. Dia mendaftar sunat massal empat hari sebelum peristiwa itu terjadi. Perawat yang menanganinya merupakan tenaga kesehatan dari Puskesmas Batang Peranap.

Ketika penis korban terpotong, perawat yang menyunat langsung berkonsultasi dengan dokter. Lalu dokter melakukan pemeriksaan dan melihat kepala penis korban sudah putus.

"Selanjutnya dikonsultasikan ke dokter jaga UGD RSUD Telukkuantan dan disetujui dirujuk. Kepala penis yang terpotong juga dibawa saat pasien dirujuk," pungkas Aswandi.

Rekomendasi