Presiden Jokowi di Depan Relawan: Pembangunan Tidak Jawasentris, Banyak di Luar Jawa

Kepala Negara menegaskan, pembangunan infrastruktur tak hanya dilakukan di Pulau Jawa. Tapi juga di luar Jawa. Dia menampik pembangunan infrastruktur bersifat Jawasentris.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Presiden Jokowi di Depan Relawan: Pembangunan Tidak Jawasentris, Banyak di Luar Jawa
Jokowi naik motor trail di Papua. ©biro pers

Presiden Joko Widodo membanggakan capaiannya kinerjanya selama dua periode pemerintahan memimpin Indonesia. Capaian itu disampaikan di depan relawan yang memadati Gelora Bung Karno dalam acara 'Gerakan Nusantara Bersatu', Sabtu (26/11).

Jokowi menceritakan sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah rampung dibangun di era kepemimpinannya. Mulai dari jalan tol, pelabuhan, bendungan, jembatan, hingga sirkuit Mandalika.

"Setelah delapan tahun kita bekerja keras, membangun negara kita Indonesia, membangun jalan-jalan nasional baik di Jawa maupun di luar Jawa. Membangun jalan tol baik di Jawa maupun di luar Jawa, dan juga jalan-jalan kecil di desa, jembatan kecil di desa lewat dana desa," kata Jokowi di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (26/11).

Kepala Negara menegaskan, pembangunan infrastruktur tak hanya dilakukan di Pulau Jawa. Tapi juga di luar Jawa. Dia menampik pembangunan infrastruktur bersifat Jawasentris.

"Pembangunan tidak Jawa sentris, tidak hanya di Jawa, tetapi pembangunan juga dilakukan di luar Jawa. Justru yang sekarang ini banyak yang di luar Jawa," tegasnya.

Pasalnya, menurut Jokowi Indonesia tidak akan dapat bersaing jika infrastrukturnya tak memadai di setiap provinsi. Selain itu, Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan juga memudahkan masyarakat baik di desa sampai ke kota.

"Tidak mungkin kita bersaing dengan negara lain kalau jalannya becek, bener? tidak mungkin kita bisa bersaing dengan negara lain kalau kita tidak punya airport di provinsi yang kita miliki, bener?," kata dia.

"Dan dengan infrastruktur itulah rakyat diberikan kemudahan membawa produk-produknya, petani bisa mudah membawa padinya dari desa ke kota, nelayan bisa menjual ikannya dari desa ke kota karena ada infrastruktur," lanjutnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bercerita soal kondisi jalan tol di Pulau Jawa yang sudah tersambung satu sama lain. Kendati hanya tersisa sedikit lagi di wilayah Banyuwangi yang ia sebut akan diselesaikan pembangunan di 2023.

"Dan jalan tol di Pulau Jawa udah sambung menyambung dari barat sampai ke timur, kurang sedikit saja di Banyuwangi, insyaallah 2023 dikejar untuk diselesaikan," ucapnya.

Reporter: Winda Nelfira

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi