Sekretaris Jenderal HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), Bagas Adhadirgha menerima kepercayaan sebagai Chairman untuk keketuaan AYEC di Indonesia selama 1 tahun ke depan. Sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai Chairman untuk Asean Young Entrepreneurship Association (AYEA atau Himpunan Pengusaha Muda se-Asean).
Otomatis, Sekretariat AYEC akan dipindahkan dari Malaysia ke Indonesia yang rencananya berkantor di Gedung Asean, Jakarta. Anggota AYEC yaitu Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Vietnam, Thailand, Singapura, Myanmar, Laos dan Kamboja.
Bagas Adhadirgha mengungkapkan pandemi Covid-19, cukup memberikan tantangan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Asia Pasific memiliki 4,6 miliar orang dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi yang kuat selama beberapa dekade terakhir, sehingga menjadikan Asia Pasifik sebagai acuan pertumbuhan ekonomi dalam rangka pemulihan dari krisis keuangan global.
"Secara keseluruhan, gabungan negara-negara Asean ini diprediksi akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2030. Masalah di Asia Tenggara saat ini sebenarnya bukanlah perihal kapasitas produksi, namun kecanggihan teknologinya," ujar Bagas di Jakarta, Senin (14/11).
Advertisement
Menurut Bagas, jika kawasan Asean ini dapat mengadopsi teknologi secara lebih maju dan menggunakannya untuk meningkatkan sektor manufaktur, tentu kawasan Asean akan dapat bersaing dengan negara-negara seperti China. Sebabnya, teknologi adalah isu lintas sektoral yang dapat mempercepat transisi pembangunan yang dibutuhkan sebagai solusi inovatif.
"Prospek Asean ini amatlah positif, namun semua sepenuhnya bergantung pada kekompakan dan upaya proaktif di antara negara negara Asean. Kawasan kita ini memiliki peluang untuk memanfaatkan semua yang telah dibangun selama beberapa dekade terakhir, dan kita para pengusaha muda tidak boleh menyia-nyiakannya peluang ini. Bersama-sama, kita tidak hanya bisa bangkit lebih kuat tapi kita bisa bersinar terang untuk ASIA dan Dunia. Negara-negara Asean akan menjadi contoh, bagaimana kita bisa pulih lebih kuat pulih bersama setelah era pandemi. Dan itu dimulai dari kita, generasi muda," tutur dia.