Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep belakang dikaitkan dengan posisi Ketum PSSI. Kaesang dinilai layak gantikan Moch Iriawan alias Iwan Bule sebagai orang nomor satu di PSSI.
Belum lama ini, unggahan Kaesang di twitter ramai mendorong dirinya menjadi Ketum PSSI jika KLB benar terjadi.
Ditemui di Balai Kota Solo, adik kandung Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka itu mengaku masih disibukkan dengan persiapan pernikahannya dengan putri Indonesia Yogyakarta Erina Gudono. Menurut rencana, Kaesang akan menikahi Erina pada bulan Desember.
"Saya enggak, saya mau fokus nikah dulu," kilahnya.
Advertisement
Saat kembali ditanyakan, jika KLB digelar usai resepsi pernikahannya dengan Erina Gudono, Kaesang kembali berkilah.
"Fokus punya rombongan. Enggak, fokus cari duit saja," tukasnya.
Terkait persepakbolaan tanah air, Kaesang telah bersepakat dengan Presiden Persebaya Azrul Ananda. Dirut Persis Solo itu ingin ada perbaikan di sepakbola Indonesia.
Dalam waktu dekat, Persis Solo dan Persebaya akan sama sama mengeluarkan surat dan statement tentang sepakbola Indonesia. Termasuk KLB dan keberlangsungan liga.
"Kita mendukung kebaikan sepak bola Indonesia. Kalau itu harus KLB ya KLB," tandasnya.
Advertisement
Kaesang juga mengkhawatirkan nasib para pemain jika kompetisi tidak segera dihelat. Terlebih dalam surat PSSI penundaan Liga hingga waktu yang belum ditemukan.
"Kalau kita yang masih punya duit ya bisa bayar gaji pemain. Liga 2 sudah teriak teriak, Liga 3 apalagi," tandasnya.
Kaesang mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah klub Liga 1 untuk keperluan tersebut. Di antaranya Persebaya, Bali United, Rans FC dan lainnya.
"Ajaken Semarang sana, apa PSIS, coba diajak. Ada beberapa yang kita ajak, salah satunya Persebaya. Kalau saya Bali sudah, Rans sudah, terus Barito," pungkasnya.