Jokowi Minta Menteri Hati-Hati Ambil Kebijakan di Tengah Sulitnya Situasi Global

Jokowi mendorong agar hubungan antar kementerian dan lembaga diperkuat dalam menangani urusan perlambatan ekonomi dunia, krisis pangan, energi, dan keuangan.

Muhammad Genantan Saputra
Jokowi Minta Menteri Hati-Hati Ambil Kebijakan di Tengah Sulitnya Situasi Global
Jokowi Pimpin Sidang Kabinet Paripurna. ©2022 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin sidang kabinet paripurna (SKP) yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (11/10). Dia mengingatkan seluruh menteri untuk berhati-hati dalam mengambil kebijakan yang dapat mempengaruhi perekonomian nasional di tengah sulitnya situasi global.

"Kehati-hatian kita dalam membuat setiap kebijakan betul-betul jangan sampai lepas dari manajemen kita karena memang situasinya betul-betul ini situasi yang luar biasa sulitnya. Sekali lagi, policy setiap kementerian dan lembaga itu hati-hati," kata Jokowi dilihat dari tayangan youtube Sekretariat Presiden, Rabu (12/10).

Untuk itu, Kepala Negara mendorong agar hubungan antar kementerian dan lembaga diperkuat dalam menangani urusan perlambatan ekonomi dunia, krisis pangan, energi, dan keuangan.

"Nanti beberapa menteri dan menko akan saya ajak untuk berbicara yang berkaitan dengan stress test, sampai seberapa jauh kekuatan kita kalau badainya itu datang, baik yang berkaitan dengan currency, dengan kurs, yang berkaitan dengan inflasi, yang berkaitan dengan growth, yang berkaitan dengan pangan kita, energi kita," tuturnya.

Siapkan Antisipasi

Selain itu, Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan antisipasi apabila situasi global makin buruk dan berdampak pada perekonomian nasional. Seluruh menteri harus memiliki rencana-rencana cadangan.

"Semuanya harus kita tes betul sampai plan A, plan B, plan C, plan D, semuanya harus ada, plan E, semuanya. Yang paling buruk, yang buruk, semuanya harus kita hitung semuanya, sehingga sekali lagi, situasi makin memburuk dan antisipasi dampak di domestik ini harus betul-betul disiapkan," ucap Jokowi.

Di samping itu, Jokowi juga meminta jajaran birokrasi untuk fokus dalam melaksanakan tugas sesuai dengan bidang masing-masing di tengah situasi yang sulit dan penuh ketidakpastian. Dia berharap jajarannya bisa lebih baik dalam mengimplementasikan program kegiatan yang memberi manfaat.

"Kemudian juga implementasi dari program-program yang ada betul-betul dilihat betul, bermanfaat riil atau enggak. Kalau enggak, bisa dibelokkan ke hal-hal yang riil," tandasnya.

Rekomendasi