Pajero hingga Fortuner Antre Solar Subsidi, Gubernur Riau Minta Pakai BBM Nonsubsidi

Gubernur Riau Syamsuar meminta agar pemilik mobil mewah tidak ikut antre untuk mengisi BBM bersubsidi. Sebab, kondisi solar subsidi di Riau saat ini mengalami kelangkaan.

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Pajero hingga Fortuner Antre Solar Subsidi, Gubernur Riau Minta Pakai BBM Nonsubsidi
Pajero hingga Fortuner Antre Solar Subsidi. ©2022 Merdeka.com/Abdullah Sani

Sejumlah pengendara mobil mewah seperti Pajero dan Fortuner ikut mengantre di SPBU untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kota Pekanbaru. Bahkan, antrean juga sampai ke jalan umum, seperti di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Afirin Ahmad dan M SM Amin.

Menanggapi hal itu, Gubernur Riau Syamsuar meminta agar pemilik mobil mewah tidak ikut antre untuk mengisi BBM bersubsidi. Sebab, kondisi solar subsidi di Riau saat ini mengalami kelangkaan.

"Kita sedang kekurangan energi, solar ini kan memang di seluruh Indonesia seperti itu (langka). Tapi kami pemerintah sudah mengatur agar tidak terjadi kelangkaan," ujar Syamsuar, Selasa (16/8).

Syamsuar meminta kepada masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke atas, agar tidak menggunakan BBM bersubsidi.

"Kami mengharapkan dukungan dari pengguna kendaraan-kendaraan yang sepantasnya tidak menggunakan BBM bersubsidi agar bersedia menggunakan BBM non subsidi," tegas Syamsuar.

Syamsuar akan selalu memonitor perkembangan penggunaan solar subsidi yang tidak sesuai peruntukkannya. Apalagi, pengelola SPBU meloloskan mobil mewah yang mengisi solar subsidi.

"Akan terus kami monitor dan awasi, termasuk kalau ada penyalahgunaan gunaan dari SPBU," pungkas Syamsuar.

Sementara itu, Komisaris Pertamina Basuki Tjahja Purnama alias Ahok saat dikonfirmasi mengaku akan mengecek situasi SPBU di Riau. Dia juga akan memerintahkan anak buahnya.

"Terima kasih infonya, akan diteruskan," kata Ahok kepada merdeka.com.

Rekomendasi