Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengevakuasi buaya muara yang ditemukan warga Kampung Bantarjaya, Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor di aliran Sungai Cisadane.
Polisi Hutan BKDA Wilayah 2 Bogor, Dani Ramdani mengungkapkan, evaluasi dilakukan pada Kamis (11/8) dibantu Satpol PP Rancabungur. Pihaknya pun membawa buaya itu diobservasi.
"Sudah dievakuasi satwa liar yang dilindungi. Buaya yang telah berkeliaran di Sungai Cisadane," kata Dani, Jumat (12/8).
Dia mengungkapkan, saat melakukan evakuasi sempat mendapat kendala lantaran warga yang pertama kali mengevakuasi buaya dari Sungai Cisadane meminta uang Rp2 juta kepada orang yang mengaku sebagai pemilik buaya dan petugas BKSDA.
"Tadi setelah dilakukan musyawarah bisa dibawa tanpa pemberian uang," jelas Dani.
Untuk selanjutnya buaya muara akan dibawa ke kantor BKSDA Karadenan untuk selanjutnya diserahkan ke lembaga konservasi.
"Untuk waktu berapa lamanya kita lihat dulu kondisi satwa tersebut, karena saat ini kan masih lemas dan butuh perawatan yang intensif sekitar dua sampai tiga minggu agar pulih kembali," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Desa Bantarjaya menangkap seekor buaya di aliran Sungai Cisadane, Rabu (10/8).
Awalnya salah satu warga, Muhamad Agustin sedang memancing di aliran sungai tersebut. Namun, tiba-tiba ada hewan yang mendekati kail pancingnya dan dikira biawak.
Dia sama sekali tidak curiga karena mengira itu hanya seekor biawak. Agustin pun memanggil beberapa rekannya sesama pemancing untuk menangkap buaya yang disangka biawak itu.
"Pas saya lagi mancing ada yang nyamperin pancingan saya. Saya kira bawak. Enggak lama saya lihat saya mau tangkap. Tapi pas badannya kelihatan ternyata besar, saya langsung lari ninggalin pancingan dan nyamperin teman-teman," kata Agustin.
Buaya tersebut sempat ingin menyerangnya. Dia bersama temannya pun berusaha menangkap buaya tersebut. "Sempat ngelawan. Tiga kali lepas tapi akhirnya bisa ditangkap," lanjutnya.
Sementara Ketua RT 01 RW 12 Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Rohmat mengaku sempat tak percaya bahwa warga menemukan buaya.
"Saya juga tanda tanya. Kan belum pernah ada buaya. Pas saya sampernin eh benar (buaya). Akhirnya ditangkap. Soalnya bahaya kalau enggak ditangkap. Alhamdulillah ketangkap," beber Agustin.
Warga pun melapor ke Babinsa Desa Bantarjaya untuk memberitahukan temuan buaya tersebut. Dia menduga, buaya tersebut dipelihara seseorang namun terlepas ke sungai.
"Saya bingung ini buaya mau dikemanain. Kayanya ini bukan buaya liar. Soalnya bersih. Enggak kebayang aja kalau anak-anak lagi main di kali ketemu buaya. Baru kali ini. Makanya saya sempat sangsi. Awalnya saya pikir juga biawak. Eh ternyata bener buaya," katanya.