Suasana di Pantai Tanjung Kelayang belum terlalu ramai. Belasan kapal tradisional bersandar di bibir pantai. Kapal-kapal milik nelayan.
Semenjak Kepulauan Bangka Belitung dibanjiri wisatawan. Nelayan mendapat mata pencarian tambahan. Mereka menyewakan kapal miliknya untuk mengantarkan wisatawan dari satu pulau ke pulau lain.
Tak usah khawatir, biaya sewa kapal relatif murah tergantung luas kapal. Teruntuk yang ukuran kecil hanya perlu merogoh Rp500 ribu, sedangkan ukuran besar Rp800 ribu.
"Jadi wisatawan tinggal memilih mau pakai kapal yang ukuran kecil kapasitas 5 sampai 10 orang atau ukuran besar kapasitas 10 sampai 20 orang," begitulah kata Jaenudin (31), warga Tanjung Pandang yang kebetulan menjadi pemandu selama perjalanan.
Nelayan biasanya juga menyewakan peralatan snorkeling dengan harga murah. Wisatawan cukup membayar Rp50 ribu sudah mendapat peralatan snorkeling.
Momon, panggilan akrab dari Jaenudin bak tour guide andalan. Ia paham betul keunggulan masing-masing pulau yang akan disambangi.
Pulau Batu Garuda, jarak sekitar 1 kilometer dari Bibir Pantai Tanjung Kelayang menjadi yang pertama disambangi. Banyak kapal-kapal yang berhenti sejenak. Tak terkecuali dengan yang ditumpangi Momon dan kawan-kawan.
Terlihat, wisatawan bergerak ke moncong kapal mencari posisi untuk berpose di dekat batu granit mirip paruh burung. Ini, kata Momon wajib dikunjungi pelancong di Kepulauan Bangka Belitung.
"Ini sudah jadi icon wisata Kepulauan Bangka Belitung," ujar dia.
Selama 30 menit bersandar, Momon sudah memberikan aba-aba untuk mengeksplore pulau lain. Ia mengarahkan nahkoda melanjutkan perjalanan ke Pulau Batu Belayar.
Advertisement
Pulau kedua yang disinggahi memiliki keunikan tersendiri. Kenapa? Ada dua batu granit menjulang tinggi mirip seperti kapal.
Banyak kerang tiram menempel di bebatuan granit. Ini bisa di makan, kata Momon. Warga lokal Kepulauan Belitung biasanya mencampurkan dengan telor.
"Ini enak apalagi kalau dimasak dengan telor dadar," ucap Momon.
Pemandangan sangatlah indah, tak heran wisatawan mengeluarkan kamera ponsel mencari spot-spot menarik untuk berswa foto.
Deru mesin kapal berbunyi jadi tanda bagi Momon menyudahi aktivitas di Pulau Batu Berlayar. Momon mengajak wisatawan naik kapal untuk melanjutkan perjalanan ke Pulau Pasir atau lebih dikenal masyarakat lokal dengan namanya Pulau Gusong.
Pulau terbentuk akibat pertemuan arus saling berlawanan dari sisi sebelah barat dan sisi sebelah timur. Anak-anak dan orang dewasa berenang menggunakan papan selancar.
Wajah mereka nampak berseri-seri merasakan hangat air laut. Apalagi, ombak tenang dan tidak ada batu koral, batu granit maupun bulu babu. Sangat amanlah untuk berenang.
"Nanti ketika air pasang pulau ini akan ketutup sendiri," ujar dia.
Terakhir, Momon mengajak ke Pulau Lengkuas. Selama perjalanan, Momon menjelaskan Pulau Lengkuas salah satu daya tariknya adalah menara Mercusuar. Usianya sudah sangat tua, dibangun sekitar tahun 1882, mercusuar megah setinggi 50 meter masih aktif hingga saat ini.
Tadinya, wisatawan bisa menikmati keindahan pulau dari atas bangunan tinggi. Namun, kini sudah dilarang.
Pulau Lengkuas sangat tenang dan tidak bising. Angin begitu sejuk. Momon mengajak duduk-duduk di atas terpal sambil menikmati es kelapa hijau. Ingin rasanya berlama-lama di Pulau Lengkuas namun apalah daya waktu memanggil untuk kembali beranjak ke Pantai Tanjung Kelayang.
Pilihan aktivitas jelajah area Belitung (paket tur) ataupun atraksi wisata lainnya dapat diperoleh dengan mudah dalam genggaman melalui fitur Tiket To Do di aplikasi tiket.com.
Setelah seharian merasakan pengalaman seru tersebut masyarakat dapat beristirahat di pilihan akomodasi tiket.com yang memiliki label tiketCLEAN. Di antaranya adalah Hotel Santika Premiere Beach Resort Belitung, yang terletak di pesisir timur pulau Belitung, atau Swiss-Belresort Belitung dan BW Suite Belitung juga dapat menjadi pilihan akomodasi yang menyenangkan.
"Tiket.com, sebagai OTA dengan fokus customer-centric menyediakan solusi perjalanan lengkap dalam genggaman bagi masyarakat. Saat mengunjungi sebuah destinasi wisata Sobat Tiket dapat memilih beragam akomodasi serta rangkaian aktivitas yang dapat diperoleh melalui Tiket To Do. Tentunya di tengah kondisi saat ini, kami tetap ingin mengimbau masyarakat agar bijak dalam berwisata. Perhatikan kondisi kesehatan pribadi dan patuh pada protokol kesehatan untuk menjaga diri sendiri, wisatawan lain juga termasuk para pekerja wisata yang ada di setiap destinasi," ungkap Sandra Darmosumarto selaku Public Relation Manager, tiket.com.
Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com