Basri bersama warga di Julok, Aceh, kompak menanam cabai di lahan mati. Tak disangka-sangka, hasilnya justru menggiurkan. Apalagi saat harga cabai sedang tinggi-tingginya. Kini, warga memperoleh beberapa penghasilan mereka dari bertani cabai.
Ide ini tercetus saat Basri melihat lahan kosong di sekitar tempat tinggalnya. Basri kemudian berpikir untuk memanfaatkan lahan tersebut, agar lebih berguna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bertani cabai. Warga tidak perlu keahlian khusus untuk bertani cabai.
"Apakah lahan tersebut bisa dimanfaatkan. Saya turun lapangan saya tengok lahan berarti bisa bercocok tanam cabai," kata Basri.
Sejumlah warga yang ikut bertani cabai, sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Apalagi cabai sangat berpotensi, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Hasilnya Alhamdulillah memuaskan dan Alhamdulillah juga harga cabai sekarang makin meningkat jadi perekonomian kami makin meningkat," kata Tri Wulansih, salah satu warga sekaligus petani cabai.
Kini, selain untuk bertanam cabai, sisa lahan seluas 1 hektar akan dibuat sebuah bedengan, atau lokasi kemah. Tentunya, warga sekitar akan terus mengembangkan usaha-usaha lain dari lahan tidur ini.
Advertisement