Tertabrak Saat Menyeberang, Jemaah Asal Jaktim Alami Patah Tulang

Insiden tersebut menyebabkan Sarjaka mengalami patah tangan kiri dan cidera kepala ringan. Saat itu juga langsung dibawa menuju RS Malik Faisal dan saat ini mendapat pendampingan tim KKHI Makkah.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Tertabrak Saat Menyeberang, Jemaah Asal Jaktim Alami Patah Tulang
Jemaah Haji Indonesia. ©2022 Merdeka.com

Jemaah haji atas nama Sarjaka, kloter JKG 03 asal Cakung, Jakarta Timur, mengalami kecelakaan. Dia tertabrak mobil yang melintas saat menyeberang jalan di kawasan Bin Dawood, Makkah, pada Jumat 24 Juni, pukul 22 WAS.

"Kecelakaan di depan hotel ketika sedang menyeberang untuk membeli keperluan untuk mencuci," kata Kepala Daerah Kerja Makkah, Muhammad Khanif, kepada tim Media Center Haji (MCH) Makkah, Minggu (26/6).

Adapun kronologi kecelakaan. Saat itu Sarjaka hendak menyeberang di dekat traffic light kawasan Bin Dawood. Secara bersamaan, ada mobil melaju dan menabrak.

Insiden tersebut menyebabkan Sarjaka mengalami patah tangan kiri dan cidera kepala ringan. Saat itu juga langsung dibawa menuju RS Malik Faisal dan saat ini mendapat pendampingan tim KKHI Makkah.

"Kita sudah menjenguk, Alhamdulillah bisa berkomunikasi dengan normal. Kita tanya bagaimana terkait makannya, Alhamdulillah sudah makan dan info dari rumah sakit besok pagi Insya Allah lengan kiri atas rencana akan dilakukan operasi. Kita sama-sama doakan semoga cepat sembuh dan kembali ke kloternya," ujarnya.

Khanif memastikan biaya perawatan dan operasi jemaah selama di rumah sakit ditanggung seluruhnya oleh pemerintah Arab Saudi. Dia mendoakan jemaah tersebut lekas pulih dan bisa mengikuti prosesi puncak haji.

"Namun apabila nanti jemaah masih belum bisa bergabung nanti akan disafariwukufkan. Apabila yang bersangkutan masih di RS AS maka safari wukuf akan dilakukan oleh RS AS, apabila sudah kembali ke KKHI maka jemaah akan disafariwukufkan tim kesehatan KKHI," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Khanif menyebut total jemaah haji yang wafat di Makkah berjumlah enam orang. Dengan mayoritas diagnosis karena jantung.

Dia kembali mengimbau kepada jemaah untuk selalu menjaga kesehatan. Apalagi ibadah puncak haji tinggal hitungan pekan. Sehingga kesiapan fisik sangat perlu diperhatikan.

Rekomendasi