Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut pemerintah sudah membuat strategi untuk mengantisipasi kenaikan harga barang pokok saat bulan Ramadan. Pemerintah menjamin untuk mengamankan pasokan maupun mengendalikan harga.
"Antisipasi pemerintah sudah membuat langkah-langkah melalui sidang kabinet untuk mengamankan pasokan maupun mengendalikan harga," katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (29/3).
Ma'ruf mengakui, ketika bulan puasa harga barang pokok menjadi naik. Pemerintah tidak melarang asal kenaikan harganya masih wajar.
"Biasanya kalau tradisi Ramadan itu selalu ada kenaikan, kenaikan Ramadan dan hari raya, kalau dalam batas wajar di toleransi," kata dia.
Namun, pemerintah akan mengintervensi bila harga kebutuhan pokok naik sangat mahal. Pemerintah juga sudah menyiapkan pengadaan kebutuhan pokok.
"Kalau sudah tidak wajar nanti akan di intervensi untuk mengendalikan harga itu dan pasokan barang juga sudah disiapkan, sudah dalam program penyiapan pengadaannya," jelas Wapres Ma'ruf.