Situasi keamanan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, sudah mulai berangsur aman dan kondusif usai kericuhan yang terjadi pada Selasa 15 Maret 2022. Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal, Jumat (18/3).
"Dari pantauan kami, kegiatan rutin masyarakat di Kota Dekai sudah kembali normal. Sudah aman dan kondusif ya. Masyarakat saat ini sudah mulai beraktivitas dengan normal seperti membuka lapak jualan, membuka ruko dan kegiatan masyarakat lainnya," kata Kamal kepada wartawan.
Lanjutnya, dari kawasan simpang 3 Distrik Dekai terlihat masyarakat lalu lalang melakukan aktivitas jual beli seperti biasanya.
Ia pun berharap situasi kondusif seperti ini dapat terus terjaga di wilayah Kabupaten Yahukimo. Pasalnya, dengan situasi yang aman dan tentram tentu akan mengantarkan pembangunan di Yahukimo semakin baik dan maju.
"Tentu hal ini juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang ada di Yahukimo, dan yang akan berkunjung ke Yahukimo untuk melihat potensi alam yang sangat luar biasa di sini," ujar Kamal.
Dikutip dari Antara, sebelumnya sekitar kerusuhan terjadi saat demonstrasi penolakan pemekaran atau daerah otonomi baru (DOB), Selasa (15/3). Pendemo melakukan aksi pembakaran dan pelemparan terhadap sejumlah bangunan termasuk kantor Kominfo Yahukimo yang halamannya menjadi tempat pendemo berorasi.
Akibatnya dari data sementara terungkap dua warga meninggal, dua terluka akibat terkena tembakan dan dua anggota Polri mengalami luka.
Warga yang meninggal dunia yaitu Yakob Dell (30) dan Erson Weibsa (20), dua orang yang luka tembak yaitu Itos Itlay dan Lucky Kobak, serta dua anggota Polres Yahukimo dilaporkan terluka, salah satunya Briptu Muhammad Aldi.
200 warga Dekai sempat mengungsi ke Mapolres Yahukimo, sesaat setelah terjadi kerusuhan. Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana mengatakan warga mengungsi karena ketakutan karena pendemo membakar sejumlah rumah toko.
Mereka yang mengungsi sebagian besar wanita dan anak-anak, sedangkan yang pria menjaga ruko mereka, ungkap Deni sambil menginformasikan warga yang masih bertahan di Mapolres Yahukimo sekitar 50 orang.
Selama berada di pengungsian anggota binmas Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz melakukan pemulihan trauma. Kini para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.