Presiden Joko Widodo dikabarkan telah menunjuk pimpinan Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Mantan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono ditunjuk sebagai Kepala Badan Otorita IKN. Sedangkan Dhony Rahajoe dipercaya sebagai wakilnya.
Keduanya akan berduet merancang pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Wandy Tuturoong menjelaskan, keduanya adalah para profesional yang selama ini dicari Jokowi.
"Kalau lihat pengalamannya, mereka kombinasi yang cukup baik dari segi profesionalisme," kata Wandy kepada awak media, Kamis (10/3).
Bambang lebih dikenal sebagai ahli bidang transportasi, infrastruktur dan perhubungan. Dia diyakini mampu membangun IKN menjadi sebuah ibu kota baru yang mengusung sistem integrasi dan ramah lingkungan.
"Dia juga punya pengalaman di bidang manajemen dan lembaga internasional. Belum lagi pengalaman di pemerintahan," tambah Wandy.
Pada 2007 - 2010 lalu, Susantono adalah Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah. Tidak hanya itu pada tahun 2007-2010 dan tercatat dipercaya bekerja untuk 8 Menteri mulai Kwik Kian Gie hingga Hatta Rajasa.
Sebelumnya, Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) periode 2004 - 2010 itu juga bertindak selaku Staf Ahli Menteri Koordinator Perekonomian dan Sekretaris Tim Koordinasi Infrastruktur Pedesaan.
Bambang Susantono juga dikenal dalam bidang transportasi dan perencanaan kota tingkat internasional. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden East Asia Society of Transportation Studies (EASTS) yang bermarkas salah satu kota paling sibuk di dunia, Tokyo Jepang.
Advertisement
Sedangkan Dhony, rekam jejaknya sebagai petiggi di Sinar Mas Land sudah mumpuni di bidang properti. Apalagi, Dhony adalah salah satu orang yang turut berkontribusi membangun Bumi Serpong Damai (BSD) sebagai kota satelit yang kini maju pesat.
"Pak Dhony punya pengalaman dalam pengelolaan BSD. Kota satelit, yang boleh dibilang cukup sukses," kata Wandy.
Pria bergelar Insinyur ini adalah Anggota Badan Pembina Yayasan Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB), yayasan milik Sinar Mas Land yang menggagas perguruan tinggi ITSB.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com