Banjir di Luwu Utara, 316 Jiwa dan 86 Rumah Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara melaporkan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi. Tinggi muka air antara saat banjir sekitar 20 sampai 25 cm.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Banjir di Luwu Utara, 316 Jiwa dan 86 Rumah Terdampak
Ilustrasi banjir. ©Unplash/jonfordphotos

Sebanyak 86 rumah warga di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, terdampak banjir pada Minggu (13/2), pukul 04.30 waktu setempat. Wilayah yang terendam berada di Desa Limbong Wara, Kecamatan Malangke Barat.

"86 KK atau 316 jiwa terdampak peristiwa tersebut," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Selasa (15/2).

Selain itu, 9 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tidak ada korban luka-luka akibat banjir tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara melaporkan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi. Tinggi muka air antara saat banjir sekitar 20 sampai 25 cm.

BPBD mencatat lahan terdampak, antara lain kebun jagung 40 hektar dan kebun kakao 10 hektar. Kerugian lain mencakup tempat usaha 3 unit, jembatan beton 1 unit dan tambatan perahu 1 unit.

Menyikapi kondisi ini, BPBD Kabupaten Luwu Utara bersama TNI, Polri, aparat kecamatan dan desa serta warga membantu warga yang harus mengungsi. Mereka juga bersiaga untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk.

Prakiraan cuaca dalam dua hari ke depan, wilayah Kecamatan Malangke Barat masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan. Sementara Malangke Barat termasuk 12 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara yang memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

"Menyikapi kondisi ini, pemerintah daerah dan warga diimbau untuk siap siaga," ucap Abdul.

Rekomendasi