Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan misa natal di sejumlah gereja berlangsung aman. Di sisi lain, peningkatan kendaraan yang terjadi bisa dikendalikan.
Hal itu disampaikan usai dirinya meninjau ke beberapa gereja Kota Bandung bersama Forkopimda. Di antaranya, Gereja Katedral dan Gereja HKBP Riau. Berdasarkan laporan bupati Wali kota, perayaan ibadah di sejumlah gereja di Jawa Barat pun kondusif.
"Kami mengunjungi berbagai gereja untuk mengecek dan kami lihat semua berlangsung dengan lancar ini menandakan inilah yang harus selalu hadirkan rasa aman nyaman kondusivitas kepada masyarakat," kata Ridwan Kamil, Jumat (24/12) malam.
"Kami dapat laporan semua pelaksanaan misa di Jawa Barat berlangsung aman dan nyaman sesuai harapan dari jemaah yang melaksanakan misa natal," Ia melanjutkan.
Kondisi lalu lintas pun dipastikan terkendali meskipun ada beberapa kenaikan volume kendaraan.
"Kami monitor lalu lintas masih terkendali ada kenaikan 9-10 persen tapi relatif masih bisa dikendalikan dengan baik," ucap dia.
Terakhir, Ridwan Kamil mengucapkan selamat natal kepada seluruh umat kristiani di Jawa Barat. Tak lupa, Ridwan Kamil juga mengucapkan selamat tahun baru kepada seluruh masyarakat.
"Atas nama pemerintah provinsi Jawa Barat dan forkompimda kami menghaturkan selamat berbahagia di hari natal ini untuk umat kristiani Jawa Barat semoga damai suka cita membawa kita di hari natal ini dan kita sambut 2022 dengan makin bersatu, rukun makin damai ekonomi makin maju, Covid-nya makin turun pertengkaran makin hilang, semua hal-hal negatif mudah-mudahan juga berkurang," kata Ridwan Kamil.
Masyarakat diimbau menjaga protokol kesehatan. Sehingga momentum rendahnya kasus COVID-19 di Jawa Barat bisa tetap terjaga.
Program Kredit Sasar Jemaah Gereja
Sebelumnya, Ridwan Kamil menyalurkan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) kepada jemaah gereja. Jemaah pertama yang mendapat penyaluran di Gereja Immanuel, Kabupaten Karawang.
Menurut dia, program Kredit Mesra merupakan salah satu upaya untuk membantu para jemaah di rumah ibadah pinjaman guna menghadirkan kemandirian ekonomi. Melalui Kredit Mesra, jemaah rumah ibadah bisa mendapatkan pinjaman tanpa bunga agunan dari bank bjb.
Program fasilitas pembiayaan tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan para pelaku usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat, khususnya umat beragama yang berada di sekitar Rumah Ibadah.
"Kami menyerahkan bantuan untuk jemaah gereja khusus di sini, juga rumah rumah ibadah yang lain selama satu tahun lebih. Memang masjid lebih dahulu dengan jumlah yang signifikan dan tahun ini dimulai mudah-mudahan hari ini disebarluaskan sehingga semua merasakan kemudahan," kata dia melalui siaran pers yang diterima.
Adapun persyaratan pemberian Kredit Mesra yakni memiliki kemampuan usaha atau mengembangkan usaha yang tercantum dalam Surat Rekomendasi Ketua RT dan mengikuti serta Lulus Pelatihan Kelompok Mikro (PKM) yang dibuktikan dengan Sertifikat Kelulusan Pelatihan Kelompok Mikro.
Adanya Kredit Mesra ini membuat jemaah rumah ibadah bisa mendapatkan keseimbangan dalam hidup dari sisi spiritual dan ekonomi.
"Mudah-mudahan menjauhkan masyarakat Jabar dari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal atau rentenir," pungkasnya.