Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil agar meningkatkan pemberian sertifikat tanah khususnya di Kalimantan Utara pada 2022. Hal itu disampaikan Jokowi saat membagikan sertifikat tanah untuk masyarakat Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (21/12).
"Saya minta tahun 2022 Pak Menteri, di Provinsi Kalimantan Utara, kita ada berapa pak menteri? tolong bisa ditingkatkan 50% lagi ditambah, targetnya," kata Jokowi dalam saluran YouTube Sekretariat Presiden.
"Kalau tahun ini berapa sudah dibagi? Total satu tahun di Kalimantan Utara 13.555 sertifikat. Tahun depan ditambah jadi 20.000 sertifikat harus keluar. Setuju enggak? atau dikurangi? tambah ya? " ucap Jokowi kepada Sofyan.
Sementara itu Jokowi pun berterima kasih kepada kantor BPN daerah, dan wilayah yang bekerja keras menyelesaikan sertifikat tanah. Dia pun berpesan agar tidak mempersulit masyarakat dalam mengurus sertifikat.
"Jangan sampai ngurus sertifikat bertahun-tahun belum selesai, enggak ada, sekarang langsung berikan dan cepat," bebernya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut berharap dengan pembagian sertifikat kali ini tidak ada sengketa tanah. Sebab pada 2014, Jokowi masih mendengar adanya sengketa tanah di desa antara masyarakat hingga dengan BUMN.
"Padahal bapak ibu sudah mengelolanya sudah mungkin 20 tahun, 30 tahun tapi tidak punya ini, yang namanya sertifikat," pungkasnya.