Taxiway Bandara Samarinda Bermasalah Lagi, Citilink Sempat Stuck 5 Menit

Untuk ke sekian kalinya, taxiway Bandara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, kembali bermasalah. Permukaan bergelombang, mengakibatkan Citilink tujuan Jakarta (CGK) sempat stuck (tidak bergerak) di taxiway sekitar 5 menit.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Taxiway Bandara Samarinda Bermasalah Lagi, Citilink Sempat Stuck 5 Menit
Pesawat parkir di apron Bandara APT Pranoto. ©2019 HO/Bandara APT Pranoto

Untuk ke sekian kalinya, taxiway Bandara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, kembali bermasalah. Permukaan bergelombang, mengakibatkan Citilink tujuan Jakarta (CGK) sempat stuck (tidak bergerak) di taxiway sekitar 5 menit. Pihak bandara dan maskapai membenarkan kejadian itu.

Dikutip merdeka.com dari situs pemantau penerbangan FR24, Citilink bernomor QG-423 dijadwalkan terbang ke Jakarta pukul 13.40 WITA. Namun aktualnya pesawat Airbus A320 itu take off pukul 14.31 WIITA.

Molornya penerbangan bukan karena faktor pesawat. Melainkan ditengarai akibat permukaan taxiway yang bergelombang, mengakibatkan ban pesawat stuck di taxiway.

"Iya tadi stuck (di taxiway) tapi sebentar saja, sekitar 5 menitan," kata Kasi Teknik dan Operasi UPBU Kelas I APT Pranoto Samarinda Dwi Muji Raharjo, dikonfirmasi merdeka.com, Senin (22/11) malam.

Menurutnya, pesawat Citilink itu hendak berangkat tujuan Jakarta (CGK). "Sebentar saja kok, sudah terbang lagi. Tadi ditarik ke runway buka ke apron. Taxiway-nya malam ini diperbaiki," ujar Muji.

Dikonfirmasi terpisah, Station Manager Citilink Samarinda Ahmad Ajudin juga membenarkan kejadian itu. Namun demikian, stuck di taxiway tidak berlangsung lama. Citilink QG-423 membawa 140 penumpang akhirnya tinggal landas.

"Iya benar. Sebentar saja (stuck) habis itu terbang. Masalah yang sama (di taxiway). Ada 5 menitan ditarik ke runway, tidak ada masalah. Kejadiannya sebentar. Ditarik ya sudah, clear," kata Ajudin.

Masalah taxiway bukan hal baru di bandara yang memiliki panjang runway 2.250x45 meter dan diresmikan Presiden Jokowi 25 Oktober 2018 lalu. Permukaan bergelombang bahkan sempat ambelas terjadi lebih dari tiga kali pada taxiway sejak 2019 lalu.

Bahkan, perbaikan taxiway sepanjang 100 meter dengan sumber dana APBD Kaltim senilai Rp 3 miliar sempat mengakibatkan penutupan sementara operasional bandara pada November-Desember 2019 lalu. Namun sampai saat ini, masih terjadi masalah di taxiway yang sama.

Rekomendasi