Anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha meyakini Kasal Laksamana Yudo Margono berpotensi menjadi Panglima TNI selanjutnya. Apabila Jenderal Andika yang saat ini menjadi calon tunggal Panglima TNI memasuki pensiun pada tahun depan.
Tamliha juga mengamini pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno bahwa Yudo berpeluang menjadi Panglima periode berikutnya.
"Kalau akhir tahun depan Andika pensiun, peluang terbesar ya Yudo itu (jadi Panglima)," ujar Tamliha kepada wartawan, Kamsi (4/11).
Menurut politikus PPP ini tidak ada masalah setiap tahun Panglima TNI terus berganti. Hal itu dianggap sebagai hal biasa karena sesuai dengan sistem di TNI.
"TNI ini kan by sistem, bukan pada orang. Dia ada sistem, UU TNI, Renstra TNI, jadi menurut saya biasa saja," ujarnya.
Selain itu, Tamliha juga yakin Andika bakal bekerja maksimal meski hanya menjabat sebagai Panglima TNI kurang lebih satu tahun.
"Dia kan udah biasa rapat tentang TNI itu sudah lebih dari 3 tahun di Komisi I, jadi dia sudah on the track lah kalau dia jadi Panglima TNI," kata dia.
Sebelumnya, Mensesneg Pratikno menyebut, pilihan Presiden Joko Widodo jatuh kepada Kasad Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima. Meski tidak mengikuti perputaran matra.
"Syarat Panglima TNI itu kan harus kepala staf, kepala stafnya kan sekarang ini kan TNI AU sudah panglima jadi pilihannya AD dan AL, pak presiden sudah memilih angkatan darat," katanya kemarin (3/11).
Menurut Pratikno, Yudo berpeluang menjadi Panglima setelah Andika pensiun.
"Ya kan bisa nanti pada periode berikutnya," katanya.