Antisipasi Aksi Vandalisme, Gibran Sediakan Ruang Khusus untuk Seni Mural

“Ada beberapa tempat yang diajukan. Yang penting nanti koordinasi dengan yang punya rumah, yang punya tembok, ke kelurahan setempat. Sudah itu saja,” kata Gibran.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Antisipasi Aksi Vandalisme, Gibran Sediakan Ruang Khusus untuk Seni Mural
Tak Mau Kasus Malioboro Terjadi di Solo, Gibran Ancam Tutup Warung yang Mainkan Harga. ©2021 Merdeka.com

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berjanji akan memberikan ruang khusus untuk para seniman mural di Kota Bengawan. Hal tersebut sekaligus untuk mengantisipasi munculnya vandalisme beberapa waktu lalu.

“Yang jelas, kita tidak akan membatasi teman-teman yang kreatif itu. Nanti sambil jalan, soalnya tempatnya sudah penuh. Terlalu banyak yang sudah terisi mural-mural. Tapi nanti kami carikan lagi, enggak masalah,” ujar Gibran seusai bertemu dengan komunitas seni mural, di Balai Kota Solo, Selasa (31/8).

Gibran membantah jika pertemuannya dengan para seniman mural tersebut sebagai imbas dari munculnya aksi vandalisme yang menyindir pemerintah belum lama ini. Menurutnya, mereka berasal dari kelompok atau orang yang berbeda.

“Ada beberapa tempat yang diajukan. Yang penting nanti koordinasi dengan yang punya rumah, yang punya tembok, ke kelurahan setempat. Sudah itu saja,” katanya.

Gibran mempersilakan mereka membuat mural dimana pun tempatnya, asal tidak melanggar peraturan. Dia juga tidak membatasi konten mural yang akan dibuat.

“Nanti kita carikan tempatnya. Soalnya anak anak Solo ini kreatif semua. Ini murni seni kok, enggak ada batasan konten. Harus mendukung pemerintah atau apa,” katanya lagi.

Rekomendasi