Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan dirinya telah meminta langsung tambahan 10 juta vaksin Covid-19 kepada Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Kamala Harris.
Hal itu disampaikan Menkes dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX, Menkes sempat izin dari rapat untuk melakukan video conference dengan Kamala Harris.
“Jadi pada kesempatan kali ini, kebetulan beliau mengundang dan saya mengucapkan terima kasih dan meminta 10 juta (dosis). Siapa tahu kan nanti dikasih,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (25/8).
Budi menyebut, AS sempat tidak mau memberi hibah vaksin Covid-19 untuk Indonesia. Namun setelah dilakukan negosiasi, akhirnya AS memberikan vaksin Moderna secara gratis.
“AS itu sebelumnya tidak mau menyumbang, tapi kita berhasil lobi dan kemarin mereka mengirim (vaksin) Moderna 3 juta tapi dengan syarat harus diproses dalam dua hari,” jelasnya.
Indonesia berhasil memperoleh vaksin buatan produsen farmasi AS, yakni Moderna dan Pfizer. Karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan cepat memberikan izin penggunaan darurat (EUA) untuk kedua vaksin tersebut, AS berencana akan mengirim 5 juta vaksin ke Indonesia.
“Jadi saya terima kasih sama bu Penny (BPOM) kita proses sehari. Jadi mereka agak impressed dan mereka kirim lagi 5 juta, kita cepat juga urus, dan kemarin baru dikasih sekitar 4,8 juta Pfizer, dan itu gratis,” tutup Budi.
Reporter: Delvira Hutabarat/Liputan6.com