Sepekan terakhir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Aceh Tengah. Sekitar 10 hektare lebih lahan hangus terbakar. Kebakaran yang terjadi di wilayah dataran tinggi di Provinsi Aceh itu memunculkan kekhawatiran daerah tersebut akan bernasib seperti negara Turki, yang sedang mengalami kebakaran hutan hingga saat ini.
"Dalam sepekan, kebakaran hutan terjadi di Kabupaten Aceh Tengah menghanguskan kurang lebih sepuluh hektare. Apabila tidak dilakukan penanganan secara cepat dan tepat, ke depan akan bisa bernasib seperti negara Turki yang sedang dilanda kebakaran hebat," Kata Komandan Kodim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Teddy Sofyan, Kamis (5/8).
Dia menyebut Karhutla terjadi di Desa Lelumu, Kecamatan Pegasing dan Desa Lelabu, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah pada Rabu (4/8) kemarin.
Sebelumnya di kabupaten tetangga Aceh Tengah, yakni Bener Meriah, Karthula juga menghanguskan lebih kurang 20 hektare lahan pada Selasa (3/8).
Selain kerusakan alam, kata Teddy, Karhutla akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat sekitar, karena mendatangkan polusi udara dan terganggunya ekosistem.
Karhutla juga bisa berimbas pada punahnya hewan satwa dilindungi di hutan Aceh Tengah, karena dampak dari kerusakan habitatnya.
Saat ini wilayah Aceh Tengah, tutur Letkol Teddy Sofyan, sedang dilanda musim kemarau dan angin kencang, sehingga kerawanan kebakaran hutan dan lahan sangat tinggi.
"Cuaca ekstrem dan lokasi kebakaran di ketinggian yang terjal membuat api cepat meluas, itu menyulitkan pemadaman api," pungkasnya.