Indonesia Terima 20.102 Vial Obat Terapi Covid-19 Remdesivir dari Belanda

Kedatangan obat tersebut terbagi dalam dua tahap yaitu pada tanggal 31 Juli sebanyak 11.520 paket dan 2 Agustus sebanyak 8.582 paket.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Indonesia Terima 20.102 Vial Obat Terapi Covid-19 Remdesivir dari Belanda
Remdesivir. ©Ugm.ac.id

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah kerajaan Belanda menyumbang kebutuhan obat terapi Covid-19. Sesuai data diterima Muhadjir, sumbangan diterima sebanyak 20.102 vial remdesivir.

"Iya benar, Indonesia kedatangan obat terapi Covid-19 dari Amsterdam ke Bandara Soekarno-Hatta," kata Muhadjir membenarkan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/8).

Muhadjir menjelaskan, kedatangan obat tersebut terbagi dalam dua tahap yaitu pada tanggal 31 Juli sebanyak 11.520 paket dan 2 Agustus sebanyak 8.582 paket.

"Jadi masing-masing paket obat berisi 1 botol 100 mg remdesivir," kata dia.

Muhadjir mengaku sangat berterima kasih, kepada pemerintah Kerajaan Belanda atas hibah tersebut. Muhadjir juga mengapresiasi, upaya dari Kementerian Luar Negeri dalam kerjasama antar negara untuk pengadaan obat-obatan dan vaksin dalam rangka mempercepat penangganan pandemi Covid 19.

"Atas nama Pemerintah Indonesia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas hibah ini," syukur Muhadjir.

Muhadjir meyakini, pentingnya gotong royong dan kerjasama semua pihak dalam penanganan pandemi Covid 19. Ia juga meminta Kemenkes untuk segera dapat mendistribusikan remdesivir sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Pemerintah sebelumnya juga sudah mendatangkan vaksin Moderna pemberian dari pemerintah Amerika Serikat melalui COVAX Facility sebanyak 3,5 juta dosis dan 620.000 dosis vaksin AstraZeneca yang merupakan hasil kerja sama bilateral Indonesia dan Inggris.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi