Gajah Jantan Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Aceh Timur, Pelaku Diburu Polisi

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Dwi Arys Purwoko mengatakan penyelidikan kematian satwa dilindungi tersebut terus dilakukan dan terduga pelaku masih diburu tim gabungan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gajah Jantan Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Aceh Timur, Pelaku Diburu Polisi
Gajah Dibunuh di Aceh Timur. Antara

Tim Gabungan Polres Aceh Timur dan Polda Aceh memburu terduga pelaku pembunuhan gajah Sumatera (elephas maximus sumatramus) yang ditemukan mati tanpa kepala di area PT Bumi Flora, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Dwi Arys Purwoko mengatakan penyelidikan kematian satwa dilindungi tersebut terus dilakukan dan terduga pelaku masih diburu tim gabungan.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi sudah menemukan kepala gajah yang terpisah dari tubuhnya tersebut," kata Dwi Arys Purwoko di Aceh Timur, Senin (2/8).

Selain itu, katanya, penyidik sudah mengirim organ tubuh gajah guna mengecek jenis racun yang digunakan untuk membunuh gajah ke laboratorium forensik.

Sebelumnya, bangkai gajah Sumatera berkelamin jantan ditemukan mati tanpa kepala dalam area PT Bumi Flora di Desa Jambo Reuhat, Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (11/7). Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama mitra mengautopsi bangkai gajah itu dan menemukan benda diduga racun.

"Berdasarkan hasil autopsi, kami mendapatkan perubahan organ di beberapa bagian alat pencernaan. Kami menemukan zat diduga racun," kata Rosa Rika Wahyuni dari Tim Kesehatan Hewan BKSDA Aceh.

Namun, kata Rosa, untuk mengetahui kepastian penyebab kematian gajah jantan tersebut dibutuhkan pemeriksaan laboratorium forensik.

"Benda asing ditemukan itu beserta sejumlah sampel dari organ tubuh gajah dikirim ke pusat laboratorium forensik. Hasil uji laboratorium forensik nantinya akan mengetahui jenis racun dan unsur kandungan dari racun tersebut," kata Rosa.

Rekomendasi