Ketua Satgas: Prokes dan Vaksinasi Dua Cara Terlindung dari Covid-19

Rombongan Ketua Satgas, Panglima TNI dan Kabaharkam Polri juga menyempatkan diri berdialog dengan para pasien OTG yang sedang menjalani perawatan.

Muhammad Genantan Saputra
Ketua Satgas: Prokes dan Vaksinasi Dua Cara Terlindung dari Covid-19
Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito & Pangliama TNI Marsekal Hadi. ©2021 Merdeka.com

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kabaharkam Polri Arief Sulistyanto meninjau pelaksanaan isolasi mandiri terpusat di Rumah Dinas Wali Kota (Walkot) Semarang, Jawa Tengah, Minggu (25/7).

Agenda tersebut sekaligus menutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja Ketua Satgas, Panglima TNI dan Kabaharkam Polri dalam rangka pengendalian Covid-19, yang sebelumnya juga telah dilakukan di Bandung, Yogyakarta, Solo, Boyolali dan Semarang.

Rangkaian kegiatan itu sekaligus ingin memperkuat basis kekuatan yang ada di daerah mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, unsur BUMN dan segenap komponen lainnya yang ada di daerah.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto menyebut, penguatan seluruh unsur dan komponen daerah tersebut menjadi penting. Mengingat kasus Covid-19 di Tanah Air masih tinggi dan dalam situasi yang dinamis.

“Kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Oleh karena itu, kita semua harus bahu membahu untuk menyelesaikan permasalahan Covid-19 ini,” jelas Panglima TNI dalam siaran pers yang diterima, Senin (26/7).

"TNI/Polri memiliki tugas untuk pelaksanaan tracing kontak erat, vaksinasi dan pembagian obat serta menyiapkan fasilitas vaksinasi yang pelaksanaannya diawasi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” imbuh mantan KSAU itu.

Sementara, Ketua Satgas Ganip Warsito mengatakan, potensi penularan virus SARS-CoV-2 masih sangat mungkin terjadi apabila masyarakat masih belum disiplin menerapkan protokol kesehatan. Oleh sebabnya, protokol kesehatan menjadi mutlak untuk mencegah terjadinya transmisi virus.

Dia juga mengajak agar masyarakat dapat mendukung program vaksinasi Covid-19. Sehingga setiap individu dapat memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap corona.

“Saya berpesan untuk disiplin untuk protokol kesehatan. Apabila ada program vaksinasi, maka ikuti program itu. Hanya dua hal itu yang menjadi cara agar diri kita terlindungi dari COVID-19,” kata Ganip.

Sedangkan, Kabaharkam Polri Arief Sulistyanto berpesan kepada masyarakat yang terinfeksi virus SARS-CoV-2 dari hasil tracing agar bersedia dirawat di tempat isolasi terpusat. Tujuannya untuk menghindari adanya transmisi antar anggota keluarga dan mencegah terjadinya kasus kematian akibat Covid-19.

“Apabila hasil tracing itu ditemukan hasil positif supaya mau dirawat di tempat isolasi tepusat. Karena masih ada masyarakat yang enggan untuk melakukan itu. Supaya ini bisa diisolir dan tidak menyebarkan virus ke mana-mana,” kata Arief.

Pada kesempatan tersebut, rombongan Ketua Satgas, Panglima TNI dan Kabaharkam Polri juga menyempatkan diri berdialog dengan para pasien OTG yang sedang menjalani perawatan.

Momentum itu juga sekaligus dilakukan guna memastikan bahwa para pasien telah mendapatkan perawatan dan penanganan secara profesional oleh para tenaga kesehatan dan dalam kondisi yang semakin baik.

Rekomendasi