Kera Macaca Maura Masuk Permukiman Warga di Maros, Serang Anak-Anak

Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulsel, Rudi membenarkan adanya kera yang masuk ke permukiman seperti dalam video yang beredar di media sosial (medsos). Meski demikian, saat pihaknya datang ke tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat (25/6), kera tersebut sudah tidak ada.

Ihwan Fajar
Oleh Ihwan Fajar - Reporter
Kera Macaca Maura Masuk Permukiman Warga di Maros, Serang Anak-Anak
Kera Masuk Pemukiman Warga di Maros. ©2021 Merdeka.com

Kera endemik di Kabupaten Maros, Macaca Maura masuk ke permukiman dan direkam oleh warga. Bahkan kera tersebut sempat mengejar warga Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros.

Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulsel, Rudi membenarkan adanya kera yang masuk ke permukiman seperti dalam video yang beredar di media sosial (medsos). Meski demikian, saat pihaknya datang ke tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat (25/6), kera tersebut sudah tidak ada.

"Kita turun ke sana untuk evakuasi, tapi keranya sudah tidak ada. Dari video itu kalau keranya itu jenis Macaca Maura yang merupakan hewan endemik Sulsel," kata Rudi, Senin (28/6).

Rudi mengatakan kera Macaca Maura yang masuk ke permukiman sebenarnya tidak membahayakan warga. Meski dalam video yang beredar di medsos, kera tersebut mengejar anak-anak.

"Kalau keranya membahayakan dan agresif, pasti anak-anak yang di dalam video sudah dicakar hingga digigit. Keranya kayak mau main-main dengan anak-anak," kata dia.

BKSDA Sulsel meminta kepada warga untuk bekerja sama dengan menangkap kera Macaca Maura yang masuk ke permukiman untuk dikembalikan ke habitatnya. Kera jenis ini katanya, banyak dijumpai di sekitar perbatasan Kabupaten Maros-Bone.

"Habitat mereka masuk dalam wilayah konservasi," tandasnya.

Rekomendasi